https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tak Cuma Mengecam, Begini Balasan Italia usai Pasukannya Diserang Israel

Mutiul Alim | Selasa, 14/04/2026 19:40 WIB



Italia menangguhkan perjanjian pertahanan dengan Israel yang mencakup pertukaran peralatan militer dan penelitian teknologi. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berpidato selama festival politik Atreju, di Roma, Italia, 14 Desember 2024. REUTERS

Roma, Jurnas.com - Italia resmi menangguhkan perjanjian pertahanan dengan Israel yang mencakup pertukaran peralatan militer dan penelitian teknologi. Hal ini disampaikan Perdana Menteri Giorgia Meloni dan sejumlah sumber diplomatik pada Selasa (14/4).

"Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan pembaruan otomatis perjanjian pertahanan dengan Israel," kata Meloni menurut kantor berita Italia ANSA dan AGI.

Sementara itu salah seorang sumber diplomatik Italia yang berbicara secara anonim dalam laporan AFP membenarkan bahwa perjanjian tersebut telah ditangguhkan.

Baca juga :
PM Italia Usul Penangguhan Aturan Defisit UE di Tengah Risiko Konflik

"Akan sangat sulit secara politik untuk terus mempertahankannya," ujar sumber tersebut.

Perjanjian yang disetujui Israel pada 2006 itu ditinjau setiap lima tahun sekali dan mencakup kerja sama di bidang industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan personel militer, penelitian dan pengembangan, serta teknologi informasi.

Baca juga :
Pimpinan DPR Kecam Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon: Indonesia Berduka

Ketegangan antara kedua negara memuncak dalam sepekan terakhir, setelah pemerintah Italia menuduh pasukan Israel menembakkan tembakan peringatan ke arah konvoi penjaga perdamaian PBB asal Italia di Lebanon.

Italia memanggil duta besar Israel sebagai bentuk protes atas insiden yang merusak setidaknya satu kendaraan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca juga :
Legislator PKB Kecam Serangan Israel Tewaskan TNI: Negara Harus Bersikap

Pada 13 April, Israel membalas dengan memanggil duta besar Italia menyusul pernyataan Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani yang mengeluarkan pernyataan "serangan tidak dapat diterima" oleh pasukan Israel terhadap warga sipil Lebanon.

Tajani, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri, berada di Beirut pada 13 April untuk bertemu Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Menteri Luar Negeri Youssef Raggi.

Dia kemudian menulis di platform X bahwa kehadirannya di sana adalah untuk menyampaikan solidaritas Italia menyusul serangan Israel yang tidak dapat diterima terhadap penduduk sipil.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pasukan Perdamaian PBB Perjanjian Pertahanan Italia dan Israel Giorgia Meloni

Terkini | Rabu, 15/04/2026 00:46 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777