https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Serangan Udara Israel di Kota Tayr Debba Lebanon Tewaskan Enam Orang

Muhammad Habib Saifullah | Rabu, 10/06/2026 18:01 WIB



Enam orang dilaporkan tewas akibat gelombang serangan udara terbaru yang diluncurkan militer Israel ke Kota Tayr Debba di Distrik Tyre, Lebanon selatan Militer Israel menggunakan zat diduga fosfor putih dalam serangan di Lebanon (Foto: AFP)

Beirut, Jurnas.com - Sedikitnya enam orang dilaporkan tewas akibat gelombang serangan udara terbaru yang diluncurkan militer Israel ke Kota Tayr Debba di Distrik Tyre, Lebanon selatan.

Badan Pertahanan Sipil Lebanon mengonfirmasi bahwa serangan mematikan ini terjadi di tengah gencarnya bombardir Israel ke sejumlah wilayah pemukiman warga.

Sebelumnya, Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam mengungkapkan bahwa Israel telah meluncurkan hampir 3.500 serangan udara dan ratusan aksi pembongkaran paksa di Lebanon sejak Amerika Serikat (AS) mengumumkan gencatan senjata untuk negara tersebut pada 16 April lalu.

Baca juga :
Israel Luncurkan 3.500 Serangan ke Lebanon Sejak Gencatan Senjata AS

Dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya di platform X pasca-rapat kabinet, Salam memaparkan bahwa sejak 17 April hingga 7 Juni, Israel telah melakukan 3.491 serangan udara, 407 pembongkaran bangunan, dan enam operasi "perataan tanah" yang menyapu bersih seluruh desa di wilayah paling selatan Lebanon.

Salam menegaskan bahwa Lebanon terus berupaya keras untuk mempertahankan kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Baca juga :
Iran Akhiri Serangan ke Israel, Kecuali Kembali Serang Lebanon

Namun, eskalasi terbaru yang terjadi antara Iran dan Israel justru memicu gelombang pengungsian baru, yang kian membebani kemampuan negara untuk menampung keluarga-keluarga yang melarikan diri.

"(Perdana Menteri) menyoroti bahaya dari eskalasi Iran-Israel beserta dampaknya, terutama terkait gelombang pengungsian tambahan yang ditimbulkan serta bagaimana cara menampung mereka. Mengingat saat ini kapasitas tampung di Beirut, Sidon, dan wilayah lainnya telah mencapai batas maksimal," tulis unggahan tersebut.

Baca juga :
Hamas Puji Tanggapan Iran dan Yaman Terkait Kejahatan Israel di Lebanon

Sumber: Aljazeera

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Lebanon Serangan Israel Lebanon Israel

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777