https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Diperingati Setiap 30 Juli, Apa Itu Hari Snorkeling Sedunia?

Vaza Diva | Kamis, 30/07/2026 05:05 WIB



Setiap tanggal 30 Juli, para pecinta aktivitas bahari dan pegiat lingkungan laut memperingati Hari Snorkeling Sedunia (World Snorkeling Day). Ilustrasi - Hari Snorkeling Sedunia setiap 30 Juli (Foto: Freepik)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 30 Juli, para pecinta aktivitas bahari dan pegiat lingkungan laut memperingati Hari Snorkeling Sedunia (World Snorkeling Day).

Peringatan tahunan ini tidak hanya menjadi perayaan atas kegembiraan menjelajahi pesona bawah laut, tetapi juga momen penting untuk mengampanyekan konservasi ekosistem bahari secara global.

Awal mula digagasnya Hari Snorkeling Sedunia berakar dari meningkatnya popularitas snorkeling sebagai salah satu cabang wisata bahari yang paling terjangkau dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Baca juga :
Mengapa Hari Harimau Sedunia Diperingati Setiap 29 Juli?

Berbeda dengan menyelam (scuba diving) yang membutuhkan lisensi dan perlengkapan rumit, snorkeling hanya mengandalkan masker, snorkel, dan sirip renang (fins), sehingga memungkinkan siapa saja untuk menikmati keindahan terumbu karang dan biota laut dari permukaan.

Seiring melonjaknya tren wisata pesisir, para komunitas penyelam dan lembaga konservasi laut memprakarsai momentum khusus ini untuk menyisipkan pesan edukasi.

Baca juga :
Hari Cat Air Sedunia Setiap 28 Juli, Ini Sejarah hingga Tujuannya

Penetapan 30 Juli sebagai Hari Snorkeling Sedunia ditujukan untuk mengingatkan wisatawan akan batas-batas etika saat berinteraksi dengan alam bawah laut.

Fokus utama dari peringatan ini adalah perlindungan terumbu karang yang kian terancam oleh pemanasan global, pencemaran sampah plastik, serta aktivitas pariwisata yang tidak ramah lingkungan.

Baca juga :
Mengapa 28 Juli Diperingati Sebagai Hari Konservasi Alam Sedunia?

Melalui momentum ini, masyarakat diajak untuk menerapkan prinsip eco-snorkeling, seperti tidak menyentuh atau menginjak terumbu karang, tidak memberi makan ikan, serta menggunakan tabur surya (sunscreen) yang aman bagi ekosistem laut (reef-safe).

Di berbagai destinasi wisata bahari, Hari Snorkeling Sedunia kerap diisi dengan beragam aksi nyata, mulai dari gerakan pembersihan sampah di area terumbu karang (reef clean-up), edukasi konservasi bagi wisatawan, hingga program transplantasi karang.

Momen ini mempertegas bahwa keindahan bawah laut bukan sekadar objek rekreasi, melainkan warisan alam yang harus dijaga kelestariannya demi masa depan planet bumi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Snorkeling Sedunia 30 Juli Peringatan Internasional Bulan Juli

Terkini | Kamis, 30/07/2026 06:08 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777