https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Warga Palestina Mengaku Disiksa hingga Patah Tulang di Penjara Israel

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 31/07/2026 12:05 WIB



Pria Palestina berusia 47 tahun asal Kota Nahhalin di Tepi Barat mengungkapkan bahwa dirinya mengalami patah tulang dan luka parah saat di penjara Israel Para tahanan yang dibebaskan dari tahanan Israel tiba di Kompleks Medis Nasser, 27 Juli 2026 (Foto: Ahmad Hasaballah/Getty)

Jakarta, Jurnas.com - Seorang pria Palestina berusia 47 tahun asal Kota Nahhalin di Tepi Barat yang diduduki mengungkapkan bahwa dirinya mengalami patah tulang dan luka parah akibat penganiayaan selama ditahan di penjara Israel.

Rizq Shakarneh ditangkap pekan lalu usai otoritas Israel menggusur rumah dan bangunan warga di Nahhalin, sebelah barat Betlehem, dengan dalih tidak memiliki izin mendirikan bangunan.

Ia ditahan selama delapan hari dan ditolak mendapatkan penanganan medis meskipun memiliki riwayat penyakit sebelum ditangkap.

Baca juga :
Israel Bebaskan 60 Tahanan Palestina dalam Kondisi Terluka dan Trauma

Mengutip kantor berita Palestina WAFA, setelah dibebaskan pada Rabu (29/7), Shakarneh tidak mampu berdiri maupun bergerak hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Shakarneh menceritakan bahwa dirinya menjadi sasaran penganiayaan berat selama berada dalam tahanan Israel.

Baca juga :
Israel Bebaskan 60 Tahanan Palestina selama Agresi di Gaza

Hasil pemindaian CT scan menunjukkan adanya patah tulang rusuk, memar di sekujur tubuh, serta serangkaian cedera di bagian kepala. Ia juga mengungkapkan bahwa janggutnya dicukur secara paksa dan dirinya dibiarkan kelaparan selama masa penahanan.

Organisasi hak asasi manusia dan PBB secara konsisten menyuarakan kekhawatiran atas "kebijakan de facto otoritas Israel berupa penyiksaan terorganisasi dan meluas" di fasilitas penahanannya.

Baca juga :
Pemukim Israel Ambil Paksa Rumah Impian Warga Palestina di Tepi Barat

Sedikitnya 98 tahanan Palestina, yang sebagian besar berasal dari Jalur Gaza, dilaporkan tewas dalam tahanan Israel sejak Oktober 2023.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Penjara Israel Warga Palestina Penyiksaan Warga Palestina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777