https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Qatar hingga Mesir Kecam Serangan Balasan Iran ke Teluk

Mutiul Alim | Rabu, 10/06/2026 19:01 WIB



Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Mesir mengecam serangan udara Iran yang menyasar Yordania, Bahrain, dan Kuwait pada Rabu (10/6). Pemandangan di ibu kota Bahrain (Foto: AFP)

Doha, Jurnas.com - Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Mesir mengecam serangan udara Iran yang menyasar Yordania, Bahrain, dan Kuwait pada Rabu (10/6). Ketiga negara tersebut menilai aksi militer Teheran sebagai bentuk eskalasi konflik yang sangat berbahaya serta pelanggaran nyata terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara-negara tetangga.

Kecaman bersama ini mencuat setelah Kuwait, Bahrain, dan Yordania melaporkan adanya aktivitas intersepsi pesawat tanpa awak (drone), bunyi sirene serangan udara, serta penembakan jatuh rudal menyusul gelombang serangan Iran yang membidik sejumlah target terkait pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Melalui kementerian luar negerinya, Qatar secara tegas menyatakan bahwa aksi ofensif tersebut merupakan bentuk pelanggaran batas wilayah yang tidak bisa ditoleransi.

Baca juga :
Trump Ultimatum Iran, Dianggap Terlalu Lama Bernegosiasi

“Pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan negara-negara ini dan pelanggaran terang-terangan terhadap aturan hukum internasional,” ujar Kementerian Luar Negeri Qatar, dikutip dari Arab News.

Selanjutnya, pemerintah Doha menyampaikan peringatan mengenai dampak buruk dari meluasnya konflik bersenjata ini terhadap situasi keamanan regional.

Baca juga :
Serangan Udara AS Putus Pasokan Air Rakyat Iran

"Kementerian Luar Negeri menekankan perlunya menghindarkan kawasan ini dari dampak serangan yang tidak beralasan ini, dan bekerja untuk meredakan ketegangan demi memulihkan keamanan serta stabilitas di tingkat regional dan internasional,” kata Doha.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Kuwait menyatakan bahwa serangan terbaru ini merepresentasikan pendekatan agresif yang terus dilakukan oleh Iran.

Baca juga :
Eks Menhan Yakin AS Bisa Paksa Iran Buka Selat Hormuz

Pemerintah menilai tindakan tersebut secara sengaja dirancang untuk merusak kedaulatan domestik Kuwait serta menggagalkan berbagai upaya de-eskalasi yang sedang berjalan di kawasan Teluk. Di saat yang sama, pihak Uni Emirat Arab juga merilis pernyataan diplomatik serupa dengan nada keras.

Dukungan terhadap stabilitas keamanan negara-negara Teluk juga datang dari Mesir. Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan solidaritas penuh, serta menegaskan dukungan mutlak atas segala langkah pertahanan yang diambil untuk melindungi keamanan, stabilitas, dan aset nasional ketiga negara Arab tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah Serangan Negara Teluk

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777