Ilustrasi pengisian BBM di SPBU (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan tidak ditemukan kandungan air maupun indikasi kontaminasi pada BBM di SPBU kawasan Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara.
Hal tersebut diperoleh setelah Pertamina melakukan investigasi dan pengecekan menyeluruh pada 8-9 Juni 2026 menyusul keluhan seorang pelanggan yang viral di media sosial yang menyebut sepeda motornya mogok usai mengisi Pertalite di SPBU tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, memastikan bahwa hasil pemeriksaan di kedua hari tersebut tidak ditemukan adanya kandungan air maupun indikasi kontaminasi pada tangki timbun dan fasilitas penyaluran BBM di SPBU.
Satria mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan melalui serangkaian prosedur pengecekan kualitas dan kuantitas (QQ), termasuk pengujian density, penggunaan pasta air untuk mendeteksi keberadaan air dalam tangki, serta pengecekan dispenser melalui uji tera nozzle.
Untuk memastikan hasil pemeriksaan secara objektif, lanjut dia, Pertamina Patra Niaga juga mengajak jajaran Polsek Bekasi Utara melakukan pengecekan bersama terhadap fasilitas SPBU, termasuk tangki pendam BBM pada Selasa (9/6).
"Hasil pemeriksaan bersama tersebut menunjukkan kesimpulan yang sama, yaitu tidak ditemukan adanya kandungan air maupun indikasi kontaminasi pada fasilitas penyimpanan BBM di SPBU dimaksud," ujar Satria dalam siaran pers diterima di Jakarta, Rabu (10/6).
Berdasarkan data operasional SPBU, pada Jumat malam (5/6), atau sehari setelah waktu pengisian yang disampaikan pelanggan, tercatat lebih dari 2.500 kendaraan melakukan pengisian BBM jenis Pertalite di lokasi tersebut yang berasal dari tangki pendam dan sumber yang sama, dimana hasil monitoring tidak ada keluhan pelanggan terkait kontaminasi BBM.
“Hingga Selasa (9/6), Pertamina tidak menerima laporan atau keluhan serupa dari pelanggan lain terkait kendaraan mogok maupun dugaan kontaminasi air setelah melakukan pengisian BBM pada periode yang sama di SPBU tersebut. Hanya satu konsumen ini yang menyampaikan keluhan dari 2000-an konsumen yang mengisi Pertalite di hari yang sama seperti yang dijelaskan sebelumnya,” kata Satria.
Meskipun demikian, Pertamina tetap menindaklanjuti keluhan konsumen tersebut dengan melakukan serangkaian pengetesan. “Tim SPBU akan menjelaskan lebih lanjut kepada konsumen tersebut berdasar pada data dan hasil pengetesan yang dilakukan bersama pihak eksternal,” tegas Satria.
Satria menambahkan Pertamina berkomitmen memastikan seluruh BBM yang disalurkan kepada masyarakat memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang ditetapkan.
"Kami juga terus melakukan pengecekan secara berkala kepada seluruh fasilitas SPBU untuk menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen," ujar dia.
Pertamina Patra Niaga juga telah menginstruksikan pengelola SPBU untuk selalu menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten, termasuk pengecekan kualitas BBM setiap hari, pemantauan kemungkinan adanya air di dalam tangki, serta penyediaan sampling bottle sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Rabu, 10/06/2026 19:25 WIB
Jum'at, 29/05/2026 14:53 WIB