Gelandang Persib Bandung, Thom Haye menjalani pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Gianyar, Bali untuk persiapan menjelang Piala AFF 2026 (Foto: Dok. Timnas Indonesia)
Jakarta, Jurnas.com - Tim Nasional Indonesia bersiap memulai petualangannya di ajang Piala AFF 2026 saat menjamu Kamboja pada laga Grup A di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi Skuad Garuda untuk mengamankan tiga poin pertama sekaligus mempertegas dominasi panjang atas tim berjuluk The Kouprey tersebut.
Secara historis, Indonesia memegang rekor yang sangat superior saban berhadapan dengan Kamboja. Sejak pertemuan perdana pada 1995, kedua negara tercatat telah bentrok sebanyak 18 kali di seluruh kompetisi.
Dari seluruh laga tersebut, Indonesia sukses mengantongi 17 kemenangan dan hanya sekali ditahan imbang saat Kualifikasi Piala Dunia 1998, tanpa pernah sekalipun menelan kekalahan dari Kamboja.
Kemenangan terbesar Garuda diukir pada SEA Games 1995 saat membantai Kamboja dengan skor telak 10-0.
Khusus di panggung Piala AFF, keperkasaan Indonesia atas Kamboja tercatat masih menyentuh persentase sempurna.
Dari enam kali duel yang terjadi di turnamen bergengsi Asia Tenggara ini, Skuad Garuda selalu keluar sebagai pemenang.
Pertemuan pertama mereka di edisi 1996 ditutup dengan kemenangan 3-0, lalu berlanjut ke kemenangan 4-2 pada edisi 2002.
Kemenangan paling mencolok di ajang AFF terjadi pada edisi 2004 kala Indonesia menggulung Kamboja delapan gol tanpa balasan.
Dominasi tersebut terus berlanjut pada edisi 2008 (4-0), 2020 (4-2), hingga duel terakhir pada edisi 2022 yang berakhir dengan skor tipis 2-1 di Jakarta.
Kendati mengantongi catatan statistik yang amat dominan, Indonesia tetap tak boleh memandang sebelah mata kekuatan lawan.
Kamboja yang kini dipoles pelatih Koji Gyotoku datang ke Bogor dengan kepercayaan diri tinggi usai memetik serangkaian hasil positif pada agenda uji coba internasional.
Bagi Skuad Garuda, mengamankan poin penuh di Stadion Pakansari akan menjadi modal berharga sebelum bertarung menghadapi rival berat lainnya di Grup A seperti Vietnam, Singapura, dan Timor Leste.