Presiden China, Xi Jinping ( Foto:Xinhua)
Jakarta - Saling kecam dua negara besar antara China dan Amerika Serikat, bukan kali pertama saja. Kali ini saling kecam di Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Afrika (KTT APEC) yang berlangsung di Port Moresby, Papua Nugini. Lagi-lagi soal "Perang" sektor perdagangan.
Amerika Serikat yang dihadiri oleh Wakil Presiden Mike Pence mengatakan, kebijakan Presiden Donald Trump untuk melawan kebijakan perdagangan China untuk maksimalkan ekspor dan menentang pencurian kekayaan intelektual.Makanya, Amerika memberlakukan tarif tambahan sebesar 250 miliar dolar terhadap barang-barang China. Ancaman pemerintah Amerika berdalih untuk melipatgandakan pinalti tersebut. “Amerika tidak akan mengubah arah hingga China mengubah cara-caranya,” ujar Pence.Baca juga :
Lima Rekomendasi Camilan Rendah Gula, Apa Saja?
Selain menuduh China mencuri kekayaan intelektual, Amerika juga menganggap China memberikan subsidi yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada BUMN dan hambatan yang “luar biasa” pada perusahaan-perusahaan asing yang ingin memasuki pasar China.
Lima Rekomendasi Camilan Rendah Gula, Apa Saja?
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KTT APEC Xi Jinping Perang Dagang China Amerika Serikat



























