Ilusrasi - Bulan Dzulhijjah serta Hari Spesial di Dalamnya (Foto: RRI)
Jakarta, Jurnas.com - Hari Jumat dikenal sebagai penghulu segala hari atau sayyidul ayyam dalam Islam.
Sementara bulan Dzulhijjah termasuk salah satu bulan paling mulia dalam kalender Hijriah karena di dalamnya terdapat ibadah haji, Iduladha, dan berbagai amalan utama.
Ketika dua waktu istimewa ini bertemu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh.
Berbagai Tradisi Unik Sambut Iduladha di Banten
Sejumlah ulama menyebut momen Jumat di bulan Dzulhijjah sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Berbagai sumber keislaman menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan waktu yang memiliki keutamaan besar.
Rasulullah SAW menyebut tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah dibandingkan hari-hari tersebut.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, termasuk saat bertepatan dengan hari Jumat.
Berikut sejumlah amalan sunah yang dapat dilakukan pada hari Jumat di bulan Dzulhijjah:
1. Memperbanyak membaca Al-Qur`an
Hari Jumat menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak tilawah. Banyak umat Muslim memanfaatkan hari ini untuk membaca atau mengkhatamkan Surah Al-Qur`an serta memperbanyak zikir dan istigfar.
2. Membaca Surah Al-Kahfi
Membaca Surah Al-Kahfi pada malam Jumat atau siang hari Jumat menjadi amalan yang sangat dikenal di kalangan umat Islam. Tradisi ini diyakini membawa keberkahan serta menjadi pengingat pentingnya menjaga iman.
3. Memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW
Hari Jumat juga dianjurkan untuk memperbanyak salawat. Umat Islam memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus berharap memperoleh keberkahan dan syafaat.
4. Mandi Jumat dan menjaga kebersihan diri
Mandi Jumat termasuk sunnah yang sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang menghadiri salat Jumat. Selain membersihkan diri, amalan ini juga menjadi bentuk persiapan menyambut ibadah dengan keadaan terbaik.
5. Memperbanyak doa pada waktu mustajab
Hari Jumat dipercaya memiliki waktu mustajab, yakni waktu yang diyakini menjadi kesempatan doa lebih mudah dikabulkan. Banyak umat Islam memanfaatkan momen ini untuk memanjatkan doa bagi diri sendiri, keluarga, dan sesama.
6. Berpuasa sunnah Dzulhijjah jika bertepatan jadwalnya
Pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, puasa sunnah menjadi amalan yang dianjurkan, khususnya puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah bagi yang tidak sedang berhaji. Amalan ini memiliki keutamaan besar dalam tradisi Islam.
Keutamaan Jumat di bulan Dzulhijjah bukan hanya soal memperbanyak ritual ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial seperti sedekah, membantu sesama, dan mempererat silaturahmi. Sejumlah ulama menilai momentum ini sebagai kesempatan memperbaiki diri sebelum memasuki Hari Raya Iduladha.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman hari Jumat bulan Dzulhijjah Idul Adha






















