Kamis, 21/05/2026 17:38 WIB

Pecah Rekor! 274 Pendaki Capai Puncak Everest dari Nepal





Sebanyak 274 pendaki berhasil mencapai puncak Gunung Everest pada Rabu (20/5), menjadikannya rekor jumlah pendaki terbanyak

Pendakian ke Gunung Everest (Foto: Reuters)

Kathmandu, Jurnas.com - Sebanyak 274 pendaki berhasil mencapai puncak Gunung Everest pada Rabu (20/5), menjadikannya rekor jumlah pendaki terbanyak yang pernah mencapai puncak tertinggi di dunia tersebut dalam satu hari yang sama dari sisi Nepal.

Gunung Everest yang memiliki ketinggian 8.849 meter ini terletak di perbatasan antara Nepal dan wilayah Tibet di China, serta dapat didaki dari kedua sisi.

Dikutip dari Reuters pada Kamis (21/5), para operator ekspedisi menyatakan sama sekali tidak ada pendaki dari sisi Tibet pada 2026 karena otoritas China tidak mengeluarkan izin pendakian satupun.

“Ini adalah jumlah pendaki tertinggi dalam satu hari sejauh ini,” kata Rishi Bhandari, sekretaris jenderal Asosiasi Operator Ekspedisi Nepal.

Rishi Bhandari menambahkan bahwa angka tersebut masih bisa meningkat karena beberapa pendaki yang telah mencapai puncak kemungkinan belum mengabarkan pencapaian mereka ke base camp.

Meskipun tidak ada data resmi yang tersedia dari pihak China mengenai jumlah pendaki yang mencapai puncak, Bhandari menyebut dalam musim pendakian normal pada April dan Mei, sekitar 100 orang biasanya menuju Everest dari sisi Tibet.

Di sisi lain, pejabat Departemen Pariwisata Nepal, Himal Gautam, menyatakan bahwa dirinya telah menerima informasi awal mengenai lebih dari 250 orang yang mendaki puncak tersebut pada 20 Mei.

“Kami menunggu para pendaki kembali, memberikan foto dan bukti lain untuk membuktikan pendakian mereka, serta memberi mereka sertifikat pendakian. Baru setelah itu kami dapat mengonfirmasi jumlah pastinya,” jelas Himal Gautam.

Nepal tercatat telah mengeluarkan 494 izin mendaki Everest pada 2026, dengan masing-masing izin berbiaya USD$15.000. Para pakar pendakian sering mengkritik Nepal karena mengizinkan pendaki dalam jumlah besar di gunung tersebut, yang terkadang memicu kemacetan lalu lintas yang berisiko, atau antrean panjang di wilayah "zona kematian" di bawah puncak, tempat kadar oksigen alami berada sangat jauh di bawah batas kebutuhan bertahan hidup manusia.

Sementara itu, pemerintah Nepal mengakui adanya risiko dari kepadatan serta pendaki yang kurang berpengalaman dengan memperkenalkan kontrol yang lebih ketat dan biaya yang lebih tinggi.

KEYWORD :

Rekor Pendaki Everest Gunung Everest Nepal Jalur Nepal




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :