Mendikdasmen Abdul Mu`ti melepas 3.600 siswa dan peserta vokasi untuk bekerja ke luar negeri (Foto: Muti/Jurnas.com)
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti melepas total 3.600 lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan lembaga kursus dan pelatihan (LPK) se-Indonesia, untuk bekerja ke luar negeri pada Rabu (20/5).
Sebanyak 3.000 lulusan asal 411 SMK, dan 600 lulusan dari 30 LKP, akan bekerja di berbagai sektor, di antaranya hospitality, kesehatan, manufaktur, dan jasa global lainnya.
"Program ini merupakan realisasi dari arahan Bapak Presiden yang beliau dalam berbagai kesempatan menyampaikan agar para lulusan SMK dapat siap memasuki dunia kerja," kata Menteri Mu`ti dalam pelepasan yang digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Guna meningkatkan daya saing lulusan, lanjut Mendikdasmen, pemerintah sebelumnya telah membekali para siswa dan peserta vokasi tersebut dengan keterampilan bahasa asing.
Selain kemampuan bahasa, para lulusan juga sudah mendapatkan kemampuan dan wawasan budaya, serta kesiapan mereka memasuki negara penempatan, baik dari aspek pengenalan regulasi, sistem politik, hingga sistem hukum.
"Berbagai hal menyangkut kesiapan keimigrasian juga kita dampingi sehingga mereka tidak ada kesulitan, termasuk kesulitan finansial ketika harus misalnya mengurus paspor, mengurus visa, dan kelengkapan dokumen untuk mereka belajar," ujar Menteri Mu`ti.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengatakan pelepasan ini merupakan upaya pemerintah mendorong link and match satuan pendidikan dengan dunia kerja, dengan memperluas akses peluang kerja dan kebekerjaan di luar negeri.
Dia juga mengapresiasi para lulusan yang berani menjajal kesempatan bekerja di luar negeri, untuk menjadi pahlawan devisa bagi negara.
Dirjen Tatang berpesan agar nantinya mereka tetap menjaga nama baik Indonesia, serta menjalani pekerjaan dengan disiplin, jujur, dan profesional.
"Anda bukan hanya pekerja, tapi juga duta bangsa. Penghargaan kami sampaikan kepada seluruh pihak yang sudah mendukung pengembangan pendidikan vokasi," kata Dirjen Tatang.
Kegiatan pelepasan ini juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Khofifah dalam kesempatan tersebut sekaligus memberikan penghargaan Lencana Jer Basuki Bawa Beya Emas kepada Menteri Abdul Mu`ti atas dedikasinya di bidang pendidikan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Mendikdasmen Abdul Mu`ti Bekerja ke Luar Negeri Lulusan Vokasi Link and Match





















