Rabu, 20/05/2026 13:45 WIB

Prabowo Ucapkan Terimakasih ke PDIP dan Megawati





Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya dalam Rapat Paripurna DPR di Komplek Parlemen pada Rabu, 20 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara.

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pujian pada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dinilainya berkorban lantaran memilih berada di luar pemerintahan.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya dalam Rapat Paripurna DPR terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

"Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah. Saya mengerti itu. Sebenarnya, saya ingin ucap terima kasih kepada PDIP," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, partai oposisi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Meski begitu, Prabowo mengaku lebih suka bergotong royong bersama PDIP.

"Saudara berjasa untuk demokrasi kita. Memang, maunya saya itu gotong royong. Kalau sebuah partai di pemerintah, alangkah manisnya. Alangkah manisnya untuk saya. Tapi, mungkin tidak baik. Setiap pemimpin harus mau dikritik. Setiap eksekutif harus diawasi. Terima kasih atas pengawasan saudara," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengaku terkadang sedih lantaran kritik yang disampaikan PDIP terkadang terlalu pedas.

"Kadang-kadang, saya malam-malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP kadang-kadang kritiknya keras banget. Tapi, saya sadar lama-lama. Sebetulnya, mungkin ada dasarnya," ucap dia.

"Ada pepatah yang mengatakan, kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita," pungkas Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta anak-anak muda Indonesia jangan lagi berbondong-bondong ingin menjadi ASN atau menjadi pejabat di pemerintahan. Prabowo menyatakan pemerintah kini mendorong agar pemuda belajar kewirausahaan.

"Kita harus menumbuhkan golongan pengusaha yang baru, yang muda-muda. Untuk itu pemerintah ingin membuka pendidikan-pendidikan kewirausahaan, entrepreneursip. Kita ingin anak muda jangan semua minta jadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, anak muda harus berani menjadi pengusaha muda, pemerintah akan mendorong lewat pendidikan dan bantuan modal.

"Anak muda harus berani untuk berasia g dengan dunia usaha. Kita punya angka muda hebat-hebat, ini yang sedang kita godok bersama. Begitu kita selesai kita juga akan beri kredit start UP, beri kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha kuat baru," pungkas Prabowo.

 

KEYWORD :

Presiden Prabowo Subianto Partai Oposisi PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :