Senin, 12/10/2026 19:23 WIB

Sari Komit Perjuangkan Penambahan Program P3TGAI untuk Petani Lombok





Alhamdulillah, saya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan jaringan irigasi melalui program P3TGAI.

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati berkomitmen memperjuangkan penambahan alokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) pada 2027. (Foto: Ist)

Mataram, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati berkomitmen memperjuangkan penambahan alokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) pada 2027.

Upaya ini dilakukan agar semakin banyak kelompok petani dan desa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendapatkan akses infrastruktur irigasi yang memadai.

Komitmen tersebut disampaikan Sari saat menghadiri serah terima program P3TGAI 2026 di Hotel Prime Plaza, Mataram, NTB. Menurut legislator Partai Golkar dari Dapil NTB II itu, ketersediaan jaringan irigasi yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sari mengapresiasi pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi melalui program P3TGAI. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program pemerintah tidak semata-mata ditentukan oleh rampungnya pembangunan fisik, melainkan juga oleh manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pembangunan jaringan irigasi melalui program P3TGAI. Keberhasilan pembangunan ini tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi sejauh mana infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sari.

Ia menekankan, jaringan irigasi yang telah dibangun harus dipelihara secara berkelanjutan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Untuk itu, diperlukan keterlibatan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta kelompok petani dalam menjaga fungsi infrastruktur tersebut.

“Jaringan irigasi yang telah dibangun harus dijaga dan dirawat secara berkelanjutan agar dapat berfungsi dalam jangka panjang. Ini membutuhkan kerja sama semua pihak,” tegasnya.

Selain memperjuangkan program P3TGAI, Sari menyebut dirinya turut mendorong lima kegiatan rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah pada 2026.

Kelima kegiatan tersebut meliputi pembangunan baru Embung Tampak Siring, rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Jengguar, peningkatan DI Embung Jangkih Jawe, rehabilitasi DI Mertak Paok, serta rehabilitasi DI Paok Rengga.

Sari juga menaruh perhatian pada rehabilitasi DI Mujur II yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Jaringan irigasi tersebut melayani wilayah Kecamatan Praya Timur, Praya Tengah, dan Pujut.

Menurutnya, perbaikan jaringan irigasi di wilayah tersebut penting untuk menunjang kelancaran distribusi air ke lahan pertanian. Dengan pasokan air yang lebih baik, petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan memperoleh hasil panen yang optimal.

“Pada tahun 2027 saya berkomitmen memperjuangkan penambahan alokasi P3TGAI sebanyak-banyaknya agar semakin banyak kelompok petani dan desa yang memperoleh manfaat,” katanya.

Sari menegaskan, pembangunan infrastruktur irigasi merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, program yang diperjuangkan harus berorientasi pada kebutuhan petani dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

“Petani adalah salah satu penopang ketahanan pangan bangsa. Karena itu, setiap pembangunan yang kita perjuangkan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan serah terima P3TGAI 2026 tersebut turut dihadiri Plt Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Antonius Suryono, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Lukman Nurzaman, Kepala Satker OP Bagus Adi Rahmadi, PPK OP SDA II Ifan Azwar Nasution, Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Provinsi NTB Lalu Satria Darmawangsa, serta perwakilan pemerintah desa dan kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) penerima program.

 

 

 

KEYWORD :

Wakil Ketua DPR Sari Yuliati Golkar petani Lombok P3TGAI 2026 jaringan irigasi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :