Poteret reruntuhan dampak serangan Israel ke Lebanon (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Unit penerbangan, artileri, dan darat Israel menyerang 17 permukiman dan empat lembah di wilayah selatan Lebanon, kata sumber militer Lebanon kepada RIA Novosti.
"Pesawat Israel menyerang Lembah Al-Hujeir, bangunan kayu tak berpenghuni di pinggiran Nabatiyeh El Faouqa, dan permukiman Mansouri, Tallouseh, dan Kfar Tebnit," katanya.
Disebutkan bahwa artileri Israel juga menghantam Kfar Tebnit, Mansouri, Beit Yahoun, Majidiyeh, Haddatha, Khiam, Zawtar El Charqiyeh, Beit Lif, Nabatiyeh El Faouqa, daerah Kfarchouba, dan pinggiran Baraachit. Selain itu, lembah Zebqine, Khansa, dan Slouqi juga menjadi sasaran.
Menurut sumber tersebut, militer Israel melancarkan serangkaian peledakan terkendali besar-besaran di kawasan Kfarkela ke arah Taybeh, dan di antara Taybeh dan Aadshit El Qsair.
Lebih lanjut, pasukan Israel juga melepaskan tembakan senapan mesin ke Rchaf di pinggiran Haddatha, dan wilayah Mansouri, Beit Yahoun, dan Meiss El Jabal.
Perjanjian kerangka kerja antara Lebanon dan Israel yang disepakati pada 26 Juni dengan mediasi AS mengatur pemulihan kendali militer Lebanon secara bertahap atas wilayah selatan negara tersebut. Pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata non-negara, dan penarikan pasukan Israel dari wilayah-wilayah yang telah disepakati juga termasuk di dalamnya.
Meskipun sudah ada kesepakatan, Israel masih terus membombardir wilayah Lebanon dengan alasan perlunya mencegah pembangunan kembali infrastruktur militer Hizbullah, pergerakan persenjataan, dan serangan baru terhadap pasukan dan daaerah perbatasan Israel.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Konflik Timur Tengah Lebanon Israel Serangan Israel


























