Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Iran menyatakan kesiapannya membantu membuka dialog antara Arab Saudi dan Yaman guna mencari jalan keluar politik dari konflik yang semakin memanas.
Tawaran Teheran ini muncul ketika ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman meningkat, disertai serangan lintas perbatasan yang menimbulkan korban jiwa.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyampaikan kesiapan tersebut dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah al-Saud pada Minggu (11/10). Menurut kantor berita resmi Iran, IRNA, kedua diplomat membahas perkembangan terbaru di Timur Tengah.
Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi ketegangan, seraya menyebutkan bahwa bersikeras dalam mengejar pendekatan militer dan mengabaikan solusi politik justru semakin memperumit status quo.
Dia menekankan bahwa tidak ada solusi militer untuk berbagai krisis yang terjadi di Asia Barat.
Percakapan telepon itu berlangsung di tengah eskalasi tajam antara Arab Saudi dan Houthi Yaman, dengan operasi udara Arab Saudi yang kian intens terhadap area-area kekuasaan Houthi serta serangan rudal dan drone yang berulang kali dilancarkan Houthi ke target-target di dalam wilayah Arab Saudi, termasuk bandara dan fasilitas energi.
Pertempuran tersebut semakin meluas hingga melampaui perbatasan Yaman. Serangan Houthi terhadap terminal penumpang di Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh pada Sabtu (10/10) menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya, menurut otoritas Arab Saudi. (Ant)
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Menlu Arab Saudi Faisal bin Farhan Menlu Iran Abbas Araghchi Arab Saudi dan Yaman

























