PM Israel, Benjamin Netanyahu di Sidang Majelis Umum PBB (Foto: Reuters)
Tel Aviv, Jurnas.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyerukan penyelidikan terhadap narasumber anonim yang tampil dalam film dokumenter perang Gaza peraih penghargaan, `NAZA`.
Melalui pernyataan resmi pada Minggu (11/10) malam, kantor perdana menteri mengumumkan bahwa Netanyahu telah meminta kepala staf militer Israel, kepala badan intelijen domestik Shin Bet, serta jaksa agung negara untuk menggelar penyelidikan mendalam yang menargetkan para partisipan di dalam film tersebut sekaligus menuntut mereka.
Film dokumenter tersebut didasarkan pada kesaksian dari 24 pembocor rahasia militer Israel tanpa nama. Para personel militer tersebut menuduh tentara Israel membunuh banyak warga sipil di Gaza melalui penggunaan sistem penargetan bertenaga kecerdasan buatan.
Judul `NAZA` diambil dari istilah militer Israel untuk estimasi korban sipil yang diperkirakan timbul akibat serangan udara, yang merupakan bentuk singkatan dari frasa bahasa Ibrani untuk `kerusakan tambahan`.
Disutradarai oleh Yuval Abraham dan Rachel Szor, film ini berhasil memenangkan penghargaan Special Jury Prize di Festival Film Venesia, serta menerima tepuk tangan bersejarah selama 25 menit, namun memicu badai politik di Israel. Netanyahu mengecam keras penayangan dokumenter tersebut karena dinilai mencemarkan nama baik negaranya.
"Film ini menceritakan kisah yang palsu, menyesatkan, dan bias yang mencemarkan nama baik Negara Israel dan tentara di seluruh dunia," kata Netanyahu dalam pernyataan resminya dikutip dari Arab News.
Netanyahu sebelumnya juga telah menyatakan niatnya untuk mendukung undang-undang yang dapat mencabut status kewarganegaraan bagi pihak-pihak yang mencemarkan nama baik para tentara.
Di sisi lain, militer Israel menolak tuduhan yang diangkat dalam film tersebut, dan menyampaikan keraguan atas keandalan para kontributor anonim yang terlibat, dengan dalih kampanye militer dilancarkan sebagai aksi balasan atas serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Menurut kementerian kesehatan wilayah Gaza yang beroperasi di bawah otoritas Hamas dan datanya dinilai andal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kampanye militer Israel telah menewaskan lebih dari 74.000 orang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Benjamin Netanyahu Film Dokumenter NAZA Festival Film Venesia

























