Kamis, 01/10/2026 13:44 WIB

Gagalkan Sabotase Pesawat, Netanyahu Sebut Pilot India Pahlawan





Benjamin Netanyahu memuji kapten jet Flydubai sebagai

Pesawat flydubai di bandara (Foto: EPA)

Jakarta, Jurnas.com - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memuji kapten jet Flydubai sebagai "pahlawan sejati" usai menyelamatkan 174 nyawa penumpang di dalam pesawat.

Kapten asal India tersebut ditikam oleh kopilotnya saat berusaha menjatuhkan pesawat tujuan Tel Aviv.

Pernyataan Netanyahu pada Rabu tersebut muncul seiring kebijakan pemerintah Israel yang mengumumkan akan memeriksa identitas seluruh pilot yang terbang ke negaranya.

Flydubai pun langsung menangguhkan penerbangan dari dan ke Israel seraya menyelidiki insiden pada Penerbangan FZ1073 rute Dubai menuju Tel Aviv tersebut.

Netanyahu mengatakan sang kapten yang merupakan warga negara India, Smit Machchhar, berhasil melawan, bertahan, membuka pintu kokpit, serta memungkinkan penumpang dan kru pesawat melumpuhkan penyerang.

Meski terluka parah, Kapten Machchhar berhasil mencegah bencana mematikan di udara.

"Dia adalah pahlawan sejati," tulis Netanyahu di platform X.

Diketahui bahwa pesawat Boeing 737 Max 8 itu akhirnya melakukan pendaratan darurat di Tabuk, wilayah barat laut Arab Saudi, pascainsiden tersebut.

Menurut layanan pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat itu sempat menukik tajam dari ketinggian 33.000 kaki (sekitar 10.000 meter) ke 17.000 kaki (sekitar 5.200 meter) hanya dalam waktu sekitar satu menit.

Dalam sebuah video, Netanyahu menyebutkan sebagian besar penumpang adalah warga negara Israel dan kopilot tersebut tampaknya bermaksud menjatuhkan pesawat saat mendekati wilayah udara Israel. Hingga kini, identitas kopilot itu masih belum diungkap ke publik.

Perdana Menteri Israel itu menambahkan bahwa otoritas Arab Saudi telah menangkap dan menginterogasi kopilot tersebut setelah pendaratan darurat. Saat ini, motif pasti di balik insiden mengerikan tersebut belum dapat dipastikan.

KEYWORD :

Pesawat Flydubai Sabotase Pesawat Smit Machchhar Benjamin Netanyahu




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :