Kelompok Houthi di Yaman (Foto: Arab News)
Dubai, Jurnas.com - Kuasa Usaha Amerika Serikat untuk Yaman, Neil Hope, menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Yaman, Afrah Al-Zouba, guna membahas penguatan tekanan internasional terhadap milisi Houthi.
Pertemuan bilateral tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kedutaan Besar AS untuk Yaman pada Minggu (11/10) kemarin, sebagaimana dikutip dari Arab News pada Senin (12/10).
Kedutaan Besar AS menyatakan bahwa pokok bahasan utama mencakup perluasan dukungan masyarakat internasional terhadap penerapan sanksi bagi milisi Houthi. Langkah ini diarahkan untuk menuntut pertanggungjawaban para pemimpin Houthi atas praktik perekrutan tentara anak yang terus mereka jalankan.
Selain penegakan sanksi, dialog tersebut turut menekankan pentingnya penguatan lembaga-lembaga demokratis di Yaman guna mengoptimalkan penyediaan layanan publik bagi seluruh warga.
Diketahui, Neil Hope memimpin delegasi kedutaan AS dalam mengimplementasikan prioritas Strategi Keamanan Nasional era pemerintahan Donald Trump di Yaman dan kawasan sekitarnya.
Fokus prioritas tersebut mencakup perlindungan terhadap kebebasan navigasi di perairan Laut Merah, sekaligus mencegah kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai tempat perlindungan yang aman bagi aktivitas terorisme.
Langkah penggalangan sanksi internasional ini bergulir seiring keputusan kabinet pemerintah Yaman, yang telah menyetujui rancangan undang-undang untuk menetapkan milisi Houthi sebagai kelompok teroris.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Saudi vs Houthi Milisi Houthi Konflik Timur Tengah


























