Pejuang yang dimobilisasi Houthi naik ke atas mobil di Sanaa, Yaman 21 September 2024. REUTERS
Jakarta, Jurnas.com - Kuasa Usaha Amerika Serikat untuk Yaman, Neil Hope, menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Yaman, Afrah Al-Zouba, guna membahas penguatan tekanan internasional terhadap milisi Houthi.
Pertemuan diplomatik tersebut dikonfirmasi oleh Kedutaan Besar AS untuk Yaman pada Minggu (11/10).
Kedutaan Besar AS menyatakan bahwa pokok pembahasan difokuskan pada "memperluas dukungan internasional untuk sanksi terhadap Houthi, menuntut pertanggungjawaban para pemimpin mereka atas perekrutan tentara anak, dan memberdayakan lembaga-lembaga demokratis untuk meningkatkan layanan bagi rakyat Yaman."
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak secara khusus menggarisbawahi pentingnya penegakan sanksi internasional serta penghentian eksploitasi anak dalam konflik bersenjata.
Kedutaan Besar AS menambahkan bahwa pemberdayaan lembaga-lembaga demokratis menjadi krusial guna memastikan kelancaran dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Yaman.
Dalam menjalankan tugas diplomasinya, Neil Hope memimpin tim Kedutaan Besar AS untuk mengimplementasikan prioritas Strategi Keamanan Nasional pemerintahan Presiden Donald Trump di Yaman dan kawasan sekitarnya.
Prioritas utama strategi keamanan AS tersebut mencakup "menjaga kebebasan navigasi di Laut Merah dan mencegah wilayah tersebut menjadi tempat perlindungan aman bagi terorisme."
Langkah penguatan kerja sama antara Washington dan pemerintah Yaman ini menegaskan kembali komitmen kedua negara dalam menjaga stabilitas keamanan maritim serta menindak berbagai pelanggaran hukum internasional di kawasan tersebut.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Konflik Timur Tengah Houthi Yaman Sanksi Houthi Milisi Houthi

























