Kabinet Yaman menyetujui rancangan undang-undang untuk mengklasifikasikan milisi Houthi sebagai organisasi teroris. (Foto: Saba)
Jakarta, Jurnas.com - Kabinet Pemerintah Yaman secara resmi menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk mengklasifikasikan milisi Houthi sebagai organisasi teroris.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat kabinet yang dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Sharif Mohsen Al-Zandani di Aden pada Minggu (11/10).
Kabinet menginstruksikan para pejabat terkait untuk segera menyelesaikan seluruh prosedur konstitusional dan hukum yang diperlukan guna meratifikasi RUU tersebut.
Langkah hukum ini secara tegas ditujukan "memidanakan aktivitas dan pendanaan kelompok tersebut."
Penyusunan RUU penetapan organisasi teroris ini dilakukan menyusul maraknya serangan rudal dan drone oleh milisi Houthi yang mengancam fasilitas sipil.
Pemerintah Yaman secara khusus mengecam keras serangan terhadap Bandara Internasional Aden yang membahayakan keselamatan para penumpang, pekerja bandara, hingga awak pesawat.
Akibat serangan Houthi di Bandara Aden tersebut, otoritas penerbangan terpaksa mengalihkan jadwal penerbangan maskapai Yemenia Airways rute Kairo menuju Jeddah. Selain itu, petugas di lapangan langsung melakukan evakuasi darurat terhadap armada pesawat dan seluruh personel dari area terdampak.
Selain mengecam insiden di dalam negeri, kabinet Yaman turut mengecam keras rangkaian serangan Houthi yang menargetkan wilayah Kerajaan Arab Saudi, termasuk gempuran terhadap Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh.
Atas eskalasi tersebut, Pemerintah Yaman mendesak komunitas internasional dan Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan tegas dengan menuntut pertanggungjawaban para pelaku serangan beserta pihak pemasok senjatanya.
Di samping fokus pada penetapan RUU dan penanganan keamanan, kabinet Yaman memberikan apresiasi atas capaian militer pasukan pemerintah yang bergerak di sekitar wilayah Dhubab dan Selat Bab al-Mandeb.
Pasukan yang bersekutu dengan pemerintah dilaporkan berhasil merebut posisi-posisi strategis dari cengkeraman Houthi, sekaligus memutus akses jalan utama yang menghubungkan kawasan Dhubab dan Al-Makha.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Houthi Yaman Pemerintah Yaman Kelompok Teroris
























