Sabtu, 18/04/2026 01:24 WIB

Fumio Kishida ke India Dorong Persatuan Atasi Konfik Rusia





India dan Jepang adalah pihak dalam Dialog Keamanan Segiempat (Quad), sebuah kerangka kerja keamanan yang juga mencakup Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida (Foto: BBC)

MUMBAI, Jurnas.com - Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida mendorong persatuan untuk mengatasi konflik Ukraina. Hal itu ia sampaikan saat bertemu dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi di New Delhi pada Sabtu (19/3).

Tujuan perjalanan Kishida itu, untuk memperkuat keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

"Karena invasi Rusia ke Ukraina bertepatan dengan perjalanan ini, saya ingin menekankan pentingnya persatuan internasional dan menegaskan bahwa Jepang dan India akan bekerja sama dalam berbagai masalah," kata Kishida menjelang kunjungannya.

India dan Jepang adalah pihak dalam Dialog Keamanan Segiempat (Quad), sebuah kerangka kerja keamanan yang juga mencakup Amerika Serikat (AS) dan Australia.

Jepang telah memberlakukan sanksi terhadap puluhan individu dan organisasi Rusia sejak invasi Ukraina yang dimulai pada 24 Februari dan telah menerima pengungsi Ukraina. India, bagaimanapun, adalah satu-satunya dari empat anggota Quad yang tidak mengutuk invasi.

Kishida juga akan bertujuan untuk memperkuat hubungan keamanan dan ekonomi dengan India, negara berpenduduk terbesar kedua di dunia dan ekonomi terbesar ketiga di Asia.

Ia diperkirakan akan mengumumkan rencana untuk menginvestasikan 5 triliun yen (US$42 miliar) di India selama lima tahun selama kunjungan ini, surat kabar Nikkei Jepang melaporkan.

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada tahun 2014 mengumumkan investasi dan pembiayaan 3,5 triliun yen selama lima tahun selama kunjungannya ke India.

Jepang telah mendukung pembangunan infrastruktur perkotaan India dan kereta api berkecepatan tinggi berdasarkan teknologi kereta pelurunya.

Jepang dan India pada tahun 2020 menandatangani perjanjian akuisisi dan lintas layanan yang memungkinkan adanya persediaan makanan, bahan bakar, dan pasokan lainnya secara timbal balik antara pasukan pertahanan.

Sumber: Reuters

KEYWORD :

Jepang Fumio Kishida India Narendra Modi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :