Kamis, 04/06/2026 03:09 WIB

Ini Daftar Tim Kuda Hitam di Piala Dunia 2026





Ekspansi format baru Piala Dunia 2026 yang kini resmi melibatkan 48 kontestan membuka lembaran sejarah baru dalam dunia sepak bola.

Timnas Jepang, salah satu tim yang menjadi underdog di Piala Dunia 2026 (Foto: CNN)

Jakarta, Jurnas.com - Ekspansi format baru Piala Dunia 2026 yang kini resmi melibatkan 48 kontestan membuka lembaran sejarah baru dalam dunia sepak bola.

Kehadiran kuota tambahan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi negara-negara raksasa, tetapi juga melahirkan panggung bagi deretan tim nonunggulan atau underdog untuk unjuk gigi.

Beberapa di antara mereka datang sebagai debutan murni, sementara yang lain kembali setelah absen puluhan tahun dengan membawa misi merusak dominasi kekuatan tradisional seperti Argentina, Prancis, ataupun Brasil.

Berdasarkan analisis rilis pembagian grup resmi FIFA serta performa sepanjang babak kualifikasi, sorotan tajam mengarah pada zona CONCACAF yang meloloskan tim-tim kejutan.

Absennya tiga raksasa Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada yang langsung lolos otomatis sebagai tuan rumah, berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh negara seperti Haiti dan Curacao.

Haiti mencatatkan kisah luar biasa dengan berhasil mengamankan tiket putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah sejak partisipasi pertama mereka pada tahun 1974.

Kelolosan ini dinilai banyak pengamat sebagai secercah harapan besar di tengah situasi domestik mereka yang sedang mengalami ketidakstabilan politik.

Selain Haiti, Curacao juga resmi mencatatkan diri sebagai tim debutan yang patut diwaspadai karena diperkuat oleh kombinasi pemain bertalenta yang mayoritas memiliki latar belakang kompetisi sepak bola Belanda.

Beralih ke zona Afrika (CAF), kejutan besar juga dihadirkan oleh Cape Verde. Negara kepulauan kecil di pesisir barat Afrika ini sukses mengamankan debut perdana mereka di putaran final turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Mengandalkan kolektivitas tim dan kekuatan fisik yang solid, Cape Verde siap membuktikan bahwa status tim kecil bukanlah halangan untuk bersaing di level tertinggi internasional.

Sementara itu, label underdog berbahaya atau kuda hitam juga disematkan pada tim-tim mapan yang memiliki fondasi taktis kuat namun kerap berada di bawah bayang-bayang tim raksasa, seperti Ekuador dan Jepang.

Ekuador melangkah ke putaran final dengan bekal skuat muda tangguh yang berkompetisi di liga-liga top Eropa, termasuk gelandang andalan Moises Caicedo dan bek Piero Hincapie.

Karakter permainan mereka yang agresif dengan intensitas tekanan tinggi diprediksi akan menyulitkan tim-tim besar di fase grup.

Di sisi lain, Jepang, yang masih memegang takhta sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia, kembali hadir dengan modal kedisiplinan organisasi permainan.

Berdasarkan catatan taktis resmi, tim asuhan Hajime Moriyasu ini memiliki transisi permainan yang sangat cepat melalui pilar-pilar kreatif seperti Takefusa Kubo dan Kaoru Mitoma.

Keberadaan tim-tim tangguh yang tidak diunggulkan ini menjadi bukti bahwa format baru 48 tim di Piala Dunia 2026 akan menyajikan drama kompetisi yang jauh lebih kompetitif, dinamis, dan sulit diprediksi.

KEYWORD :

Sepakbola Dunia Piala Dunia 2026 Tim Underdog Turnamen Dunia Kuda Hitam




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :