Jersey tim nasional yang akan berlaga di Piala Dunia 2026 (Foto: The Sun)
Jakarta, Jurnas.com - Era sepak bola modern kini benar-benar telah meruntuhkan batas-batas geografis.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh FIFA menjelang kick-off Piala Dunia 2026, fenomena pemain naturalisasi atau perpindahan kewarganegaraan (multikulturalisme) mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah turnamen ini diadakan.
Dari total 1.248 pesepak bola yang terdaftar untuk berlaga di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tercatat ada 289 pemain yang akan mengenakan jersi negara yang berbeda dari tempat kelahiran mereka.
Angka ini melonjak tajam hampir dua kali lipat dibanding edisi Piala Dunia Qatar yang hanya mencatat 137 pemain.
Kejutan terbesar dalam rilis resmi FIFA menempatkan sang debutan asal zona CONCACAF, Curacao, sebagai negara dengan persentase pemain naturalisasi atau kelahiran luar negeri tertinggi di Piala Dunia 2026.
Dari 26 nama pemain yang dipanggil untuk memperkuat tim nasional Curaçao, 25 pemain di antaranya lahir di luar negeri, di mana mayoritas merupakan pemain kelahiran Belanda yang memiliki garis keturunan Curaçao.
Penyerang andalan mereka, Tahith Chong, tercatat sebagai satu-satunya pemain di skuad utama Curaçao saat ini yang benar-benar lahir di pulau Karibia tersebut.
Sisanya merupakan pemain hasil binaan kompetisi Eropa yang memilih beralih asosiasi demi membela tanah leluhur mereka di panggung dunia.
Selain Curaçao, gelombang pemanfaatan diaspora dan naturalisasi ini juga terlihat masif pada sejumlah tim dari benua Afrika (CAF) serta beberapa perwakilan Asia (AFC) seperti Qatar dan Uni Emirat Arab yang aktif memperkuat kedalaman skuad mereka sepanjang jalur kualifikasi.
Di sisi lain spektrum, FIFA mencatat bahwa hanya ada 8 negara dari total 48 peserta yang datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad yang 100% lahir di dalam negeri sendiri.
Negara-negara tersebut memilih setia mengandalkan pembinaan lokal dan talenta murni kelahiran tanah air tanpa memanfaatkan aturan kewarganegaraan ganda.
Adapun kedelapan negara tersebut adalah:
Arab Saudi
Austria
Brasil
Kolombia
Republik Ceko
Panama
Afrika Selatan
Swedia
Hanya mencakup 16% dari total peserta, kedelapan tim ini menjadi anomali di tengah arus globalisasi sepak bola yang kian lumrah memanfaatkan pemain keturunan (diaspora) demi mendongkrak prestasi instan di ranking FIFA maupun turnamen mayor dunia.
Dengan regulasi FIFA yang semakin mengakomodasi perpindahan asosiasi bagi pemain yang memiliki garis keturunan (paspor ganda), Piala Dunia 2026 resmi dinobatkan sebagai turnamen paling multikultural dalam sejarah sepak bola modern.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Sepakbola Dunia Piala Dunia 2026 Pemain Naturalisasi Turnamen Dunia












