Kapal tanker terbakar usai terkena serangan di tengah perang Rusia vs Ukraina (Foto: Reuters)
Bucarest, Jurnas.com - Sebuah kapal berbendera Liberia yang berlayar dari Mesir menuju Ukraina telah dihantam di lepas pantai Rumania dalam sebuah serangan yang kemungkinan terkait dengan perang Rusia terhadap Ukraina.
Hal ini disampaikan oleh Presiden Rumania Nicusor Dan pada Selasa (21/7), sebagaimana dikutip dari Reuters.
Tahun ini, drone Rusia dan Ukraina telah berulang kali melanggar wilayah udara dan perairan teritorial Rumania, sebut para pejabat di negara anggota Uni Eropa dan NATO yang bertetangga dengan Ukraina tersebut.
"Tadi malam, LPG Gas Lisbon, sebuah kapal berbendera Liberia, dihantam di luar perairan teritorial Rumania, sekitar 20 mil laut (40 km) di lepas pantai Rumania," tulis Dan di platform X.
Dan mengatakan bahwa tim penyelamat Rumania telah mengevakuasi awak kapal, termasuk tiga anggota yang terluka, dan sebuah kapal tunda telah dikerahkan untuk memastikan kapal tersebut tidak hanyut dan menimbulkan bahaya bagi navigasi perairan.
"Institusi-institusi negara bersiaga dan akan mengklarifikasi keadaan, penyebab, dan tanggung jawab terkait insiden serius ini, yang kemungkinan besar merupakan bagian dari perang agresi ilegal Federasi Rusia terhadap Ukraina," kata Dan.
Rusia, yang melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022, selama ini telah membantah bertanggung jawab atas berbagai laporan serangan terhadap Rumania, dengan menyebutkan bahwa serangan-serangan itu dilakukan oleh Ukraina, atau menyalahkan provokasi yang dilakukan oleh pihak Ukraina.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menekankan posisi Ankara yang tidak ingin melihat perang Ukraina menyebar lebih jauh ke Laut Hitam. Hal ini disampaikan dalam sebuah kunjungan ke Kyiv untuk mendorong upaya-upaya mediasi.
"Kami tidak ingin perang ini meluas ke Laut Hitam," ujar Menlu Turki dikutip dari AFP pada Kamis (16/7).
"Sama sekali tidak ada penjelasan bagi sebuah perang di Eropa untuk terus berlanjut selama lima tahun di abad ke-21. Kita lebih membutuhkan perdamaian daripada sebelumnya," dia menambahkan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Presiden Rumania Kapal Tanker Liberia Perang Rusia vs Ukraina Laut Hitam


























