Donald Trump berjalan di Pengadilan Pidana Manhattan, Kamis, 30 Mei 2024, di New York. (Foto via REUTERS)
Washington, Jurnas.com - Presiden AS -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Donald Trump secara pribadi sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri perang dengan Iran, meskipun Pentagon diam-diam memperpanjang penempatan pasukan di Timur Tengah, menurut laporan Wall Street Journal (WSJ), Rabu.
WSJ melaporkan bahwa Trump telah berdiskusi dengan para penasihat senior untuk mengeluarkan pernyataan mengenai "berakhirnya perang dengan Iran," sebuah langkah yang dilaporkan didukung presiden.
Trump percaya bahwa memberikan tekanan ekonomi yang intens akan memaksa Teheran membongkar program nuklirnya atau meruntuhkan pemerintahannya.
Amerika Serikat meluncurkan Operasi Economic Outcast pekan lalu, yang menargetkan jalur ekonomi utama Iran, termasuk sektor minyak, pelayaran, penerbangan, emas, teknologi, dan aset digital.
Namun, meski ada diskusi privat tersebut, Pentagon tetap memperpanjang penempatan pasukan sebagai tanda bahwa perang bisa berlarut "hingga tahun depan."
Militer mempertahankan 50.000 pasukan dan 19 kapal perang, termasuk dua kapal induk dan 13 kapal perusak berpemandu misil, untuk memberikan "fleksibilitas" operasional kepada presiden.
Sumber: Anadolu
Tafsiran Surat Al-Ikhlas dan Kandungan Maknanya
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Konflik Timur Tengah Donald Trump Perang Iran Iran AS -

























