Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Foto: AP)
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan operasi militer AS terhadap Iran dilakukan untuk melindungi Israel, kawasan Timur Tengah, dan negara-negara Barat.
Trump bahkan memperingatkan bahwa Iran akan mengincar Eropa dan sejumlah kota di Amerika Serikat jika berhasil mengalahkan Israel.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Rabu (2/9) di tengah kembali memanasnya konflik AS-Israel dengan Iran setelah jeda pertempuran selama sekitar satu bulan.
“Kami melakukannya untuk membantu Timur Tengah. Kami melakukannya untuk membantu Israel. Kami melakukannya untuk membantu diri kami sendiri,” kata Trump.
Menurut Trump, Iran berpotensi menyerang wilayah Barat setelah Israel dan Timur Tengah. Ia mengatakan Amerika Serikat saat ini “berhasil dengan sangat baik” dalam menghadapi Iran.
Trump juga secara langsung berusaha meyakinkan masyarakat Israel mengenai eskalasi terbaru dengan Iran.
“Israel tidak perlu khawatir. Tahu kenapa? Karena saya presidennya dan saya akan menjaga Israel,” kata Trump kepada penyiar Israel KAN dikutip Anadolu, Kamis (3/9).
Pernyataan tersebut kembali menunjukkan bagaimana Trump secara terbuka menempatkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas keamanan Israel.
Dalam sejumlah pernyataan sebelumnya, Trump bahkan berulang kali mengatakan bahwa tanpa dirinya, Israel tidak akan bertahan.
“Tanpa saya, tidak akan ada Israel,” ujar Trump.
Pernyataan Trump muncul setelah konflik kembali pecah menyusul serangan militer AS terhadap peluncur roket di Pulau Larak, Iran, pada akhir pekan. Serangan tersebut kemudian dibalas Iran dengan peluncuran rudal ke Yordania dan Uni Emirat Arab.
Eskalasi ini mengakhiri periode relatif tenang yang berlangsung sekitar satu bulan antara Washington dan Teheran. Serangkaian serangan tersebut sekaligus meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik dapat kembali meluas ke wilayah negara-negara lain di Timur Tengah.
Trump kini menggambarkan keterlibatan AS bukan sekadar sebagai dukungan terhadap sekutu, tetapi sebagai langkah untuk mencegah ancaman yang menurutnya pada akhirnya dapat mencapai Eropa dan Amerika.
Sikap Trump terhadap Israel dalam eskalasi terbaru juga memperlihatkan pola yang berbeda dari sekadar hubungan aliansi tradisional.
Presiden AS itu berulang kali menyampaikan bahwa keamanan Israel merupakan tanggung jawab pribadinya sebagai presiden. Ia bahkan menyampaikan jaminan tersebut secara langsung kepada publik Israel.
Namun, klaim Trump mengenai kemungkinan Iran menyerang kota-kota Eropa dan Amerika merupakan penilaian politik Trump, bukan bukti bahwa serangan semacam itu sedang dipersiapkan atau akan terjadi. (*)
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Presiden AS Donald Trump AS Iran AS Israel

























