Ilustrasi - ini batas ketaatan kepada sesama manusia agar tidak menjadi menyekutukan Allah (Foto: Ilustrasi AI)
Jakarta, Jurnas.com - Islam mengajarkan umatnya untuk menghormati dan menaati sesama dalam perkara yang baik.
Namun, ketaatan kepada manusia memiliki batas, terutama ketika perintah tersebut justru mengarah pada perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Allah SWT.
Ali bin Abi Thalib berkata:
لَا دِينَ لِمَنْ دَانَ بِطَاعَةِ الْمَخْلُوقِ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ
Artinya:
"Tidak ada agama bagi orang yang tunduk taat kepada makhluk dalam rangka bermaksiat kepada Sang Pencipta." (Bihar al-Anwar, Jilid 70, hlm. 393).
Pesan tersebut menegaskan bahwa seorang Muslim tidak seharusnya mengikuti perintah siapa pun apabila perintah tersebut mengajak kepada kemaksiatan atau melanggar ketentuan Allah SWT.
Lafal Ayat Seribu Dinar Lengkap dengan Artinya
Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang mungkin menghadapi tekanan dari lingkungan, teman, keluarga, bahkan pihak yang memiliki kedudukan lebih tinggi. Namun, kepatuhan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan sesuatu yang jelas-jelas dilarang agama.
Karena itu, penting untuk menggunakan akal dan mempertimbangkan setiap perintah sebelum mengikutinya. Menghormati orang lain tetap dianjurkan, tetapi ketaatan kepada Allah SWT harus menjadi prioritas utama.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Batas Taat Agama Islam Ali bin Abi Thalib

















