Kamis, 03/09/2026 01:45 WIB

Monaco Beberkan Kronologi Gagalnya Folarin Balogun ke Everton





Penyerang AS Monaco, Folarin Balogun, dikabarkan merasa tidak nyaman untuk menandatangani kontrak bersama Everton pada hari penutupan bursa transfer

Penyerang AS Monaco, Folarin Balogun (Foto: Sports Mole)

Monaco, Jurnas.com - Penyerang AS Monaco, Folarin Balogun, dikabarkan merasa tidak nyaman untuk menandatangani kontrak bersama Everton pada hari penutupan bursa transfer, menurut keterangan Direktur Olahraga Monaco, Thiago Scuro.

Pada hari terakhir bursa transfer, Balogun sedianya dijadwalkan pindah ke Hill Dickinson Stadium lewat kesepakatan bernilai £40 juta. Kendati demikian, keraguan dari tim medis Everton memicu perubahan situasi yang mengecewakan Chelsea dan Monaco.

Meskipun Everton dan Monaco pada akhirnya menemukan titik temu terkait negosiasi ulang biaya serta hasil tes medis, Balogun memilih membatalkan keputusannya bergabung dengan The Toffees setelah tenggat waktu transfer berlalu.

Keputusan tersebut membuat manajer David Moyes kini hanya memiliki satu penyerang murni usai Beto dilepas ke Fiorentina.

Dalam konferensi pers pada Rabu (2/9) yang dikutip Sports Mole, Scuro melayangkan kritik terhadap tim medis Everton yang dinilainya memunculkan kekhawatiran tidak berdasar terkait kondisi fisik Balogun.

"Kami telah mencapai kesepakatan jelas untuk kepindahan Balogun ke Everton. Balogun terbang kemarin pagi untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak," ujar Scuro.

"Pada pukul 16.00, Balogun sudah berada di Liverpool untuk merampungkan tes medisnya dan semuanya berjalan lancar. Namun sekitar pukul 19.00, Everton menghubungi kami dan menyatakan kekhawatiran terkait hasil tes medis Balogun. Bagi tim medis kami dan tim medis pribadi pemain, kekhawatiran tersebut sama sekali tidak masuk akal," dia menambahkan.

Scuro menjelaskan bahwa proses diskusi antara kedua tim medis memakan waktu hingga tiga jam untuk meninjau ulang hasil pemindaian. Di saat bersamaan, rumor di media berkembang cepat dengan menyebut Balogun gagal melewati tes medis.

Sekitar pukul 22.00, Everton akhirnya menyadari tidak ada masalah medis dan bersiap menandatangani dokumen. Pihak klub bahkan menggunakan mekanisme perpanjangan waktu Liga Premier lima menit sebelum tenggat bursa transfer ditutup.

"Saya sudah menandatangani kontrak, Everton juga sudah menandatangani kontrak. Namun pada momen terakhir, pemain memutuskan untuk tidak menandatanganinya. Sikap Balogun saat itu adalah `Saya tidak merasa nyaman dengan cara klub memperlakukan saya. Saya tidak nyaman dengan keraguan yang dilayangkan atas masa depan atau kesehatan saya. Saya tidak memiliki masalah medis, jadi saya tidak nyaman menandatangani kontrak di sini.` Dan begitulah cara kami mengakhiri jendela transfer kali ini," lanjut Scuro.

Dalam sesi yang sama, Scuro juga menjelaskan alasan di balik pembatalan transfer Lamine Camara ke Chelsea pada menit-menit akhir. Kini Monaco harus mencari cara lain untuk mengumpulkan dana demi mematuhi regulasi keuangan yang berlaku.

Camara dan Balogun berpotensi ditawarkan ke klub-klub di liga seperti Turki, Portugal, atau Arab Saudi yang jendela transfernya belum ditutup.

Kendati demikian, kedua pemain tersebut diprediksi tidak akan terburu-buru mengambil keputusan transfer hingga 2027 mendatang usai batal merapat ke Liga Premier.

KEYWORD :

Folarin Balogun Transfer Everton AS Monaco Thiago Scuro




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :