Rabu, 14/11/2018 11:26 WIB

Legislator PKB Minta Polisi Usut Pelaku Ledakan Bom Bangil

Pasalnya, kejadian itu menimbulkan korban yang masih di bawah umur.

Faisol Riza

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Faisol Riza menyampaikan keprihatinan atas ledakan bom di Pogar Bangil, Jawa Timur. Pasalnya, kejadian itu menimbulkan korban yang masih di bawah umur.

“Saya sangat prihatin dengan kejadian ini, apalagi ada korban di bawah umur. Kita belum tahu ini terkait apa,” kata Faisol pada Kamis (5/7) di Jakarta.

Legislator fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta kepolisian segera bergerak cepat supaya mengusut pelaku ledakan.

Hal itu menurutnya perlu dilakukan guna mengurangi kecemasan di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, sekaligus mengantisipasi rumor-rumor yang malah menimbulkan kekhawatiran.

“Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini secara tuntas,” imbuh Faisol.

Dalam kesempatan yang sama, Faisol juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap kondusif, dan membantu aparat dalam menjaga lingkungan.

“Saya ikut mengimbau agar membantu aparat keamanan menjaga lingkungan kita bersama,” imbaunya.

Diketahui, ledakan sebanyak tiga kali terjadi di Kelurahan Pogar, Bangil, Jawa Timur. Menurut informasi yang disampaikan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono pada Kamis (5/7) siang, ledakan tersebut berasal dari sebuah rumah yang dikontrak oleh satu keluarga.

Saat ledakan pertama, saksi mata mendatangi rumah dan langsung mengecek ke dalam rumah. Saat berada di dalam rumah tersebut, tercium bau misiu. Karena takut, saksi akhirnya keluar, dan saat itu menyusul ledakan ketiga.

Ketika warga menjauh, sesosok tak dikenal keluar dari rumah sambil membawa tas ransel keluar rumah. Dan si saat bersamaan, petugas kepolisian mengejar ke arah barat, lalu terdengar ledakan ketiga.

“Setelah itu pelaku masuk kedalam rumahnya sambil mengendri motor Honda Astrea sambil membawa tas ransel hitam ke arah timur,” ungkap Kapolres Pasuruan.

TAGS : Bom Bangil Terorisme Faisol Riza DPR




TERPOPULER :