https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Purbaya Sebut Pemerintah Masih Bisa Tahan Harga BBM hingga Akhir Tahun

Agus Mughni | Rabu, 18/03/2026 15:45 WIB



Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pede menyampaikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan naik hingga akhir 2026 Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pede menyampaikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan naik hingga akhir 2026.

Sebab, kata Menkeu Purbaya, pemerintah masih memiliki kemampuan untuk menahan harga BBM hingga akhir tahun di tengah tekanan harga energi global dampak konflik di Timur Tengah.

"Sampai sekarang belum ada hitungan untuk menaikkan harga BBM karena kita punya uang masih cukup untuk level harga BBM yang sekarang," kata Purbaya di Kota Yogyakarta, Selasa (17/3/2026).

Baca juga :
Komisi VII: Pemerintah Perlu Antisipasi Dampak Geopolitik Atas Harga BBM

Purbaya menyebut pemerintah mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai peredam guncangan ("shock absorber") untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Fungsi anggaran meng-`absorb shock` dari luar. Sampai sekarang yang `absorb` adalah APBN pemerintah," ujarnya.

Baca juga :
Legislator PKS: Menkeu Harus Jaga Disiplin Fiskal

Ia menambahkan kemampuan fiskal tersebut memungkinkan pemerintah menahan harga BBM hingga akhir tahun, bergantung pada kebijakan Presiden.

"Kalau segini saja mah, kalau presiden mau sih sampai akhir tahun juga bisa. Jadi saya punya uang cukup banyak. Yang masih bisa dipakai, yang pengamat, pengamat itu, nggak tahu uangnya di mana," ujarnya.

Baca juga :
Legislator PKB: Jangan Sampai Kesepakatan AS Picu Kenaikan BBM-LPG Nasional

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menyebut harga minyak dunia melonjak hingga melampaui 100 dolar AS per barel akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak pada pasokan dan distribusi energi global, sehingga mendorong tekanan terhadap harga minyak di pasar internasional.

"Pertamina terus memonitor dinamika harga minyak dunia yang saat ini berada di kisaran 100 dolar AS per barel," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron.

Selain itu, Pertamina menjalin komunikasi dengan pemerintah terkait kebijakan energi nasional dalam merespons lonjakan harga minyak dunia. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Harga BBM APBN Pemerintah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777