https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sepp Blatter Sebut FIFA Sekarang Ini Seperti Diktator

Vaza Diva | Jum'at, 27/02/2026 09:30 WIB



Mantan Presiden Sepp Blatter melontarkan kritik keras terhadap penerusnya di FIFA, Gianni Infantino. Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter (Foto: Los Angeles Times

Jakarta, Jurnas.com - Mantan Presiden Sepp Blatter melontarkan kritik keras terhadap penerusnya di FIFA, Gianni Infantino.

Dalam wawancara bersama media Jerman Bild, ia menilai arah kepemimpinan organisasi sepak bola dunia tersebut kini terlalu terpusat pada satu figur.

“Apa itu FIFA saat ini? Semuanya bergantung pada presidennya, Infantino. FIFA adalah sebuah diktator. Dewan FIFA yang beranggotakan sekitar 40 orang tidak memiliki kekuatan dalam pengambilan keputusan,” ujar Blatter yang dikutip pada Jumat (27/2).

Baca juga :
Liga Champions Memanas, Dua Duel Raksasa Tersaji di 16 Besar

Blatter juga menyinggung kedekatan Infantino dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, khususnya terkait persiapan Piala Dunia FIFA 2026 yang sebagian besar digelar di Amerika Serikat.

Ia menilai pemberian penghargaan perdamaian kepada Trump lebih sebagai bentuk penghormatan kepada tuan rumah turnamen. Menurutnya, ajang tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

Baca juga :
Selain Vinicius, Ini 5 Pemain yang Pernah Jadi Korban Rasis di Sepak Bola

“Trump akan mengatur pertunjukan publisitas. Dia sudah melakukannya. Untuk itu, dia membutuhkan teman barunya, Presiden FIFA Gianni Infantino. Kata ‘sekutu’ lebih tepat dibandingkan teman,” katanya.

Blatter juga mengingatkan bahwa penyelenggaraan turnamen global tersebut memerlukan perhatian terhadap kondisi politik dan keamanan di Amerika Serikat.

Baca juga :
Aksi Rasisme di Laga UCL, FIFA: Sepak Bola Harus Bebas Rasisme

Lebih lanjut, ia menyinggung sejumlah insiden keamanan sebagai hal yang perlu diantisipasi sebelum kompetisi dimulai.

“Saya berharap sepak bola bisa mengalahkan politik dan situasi kembali tenang ketika kompetisi dimulai di Amerika Serikat,” katanya.

Blatter sendiri bukan sosok tanpa kontroversi. Pada 2015, Sekretaris Jenderal FIFA saat itu Jerome Valcke lebih dahulu dijatuhi sanksi skors, disusul larangan sementara 90 hari terhadap Blatter dalam penyelidikan yang juga menyeret Michel Platini.

Pada Desember tahun yang sama, keduanya dikenai hukuman larangan beraktivitas di sepak bola selama delapan tahun, sebelum akhirnya dinyatakan bebas oleh pengadilan Swiss pada 2025.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter Gianni Infantino Sepakbola Dunia

Terkini | Sabtu, 04/04/2026 16:34 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777