https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa 1 Muharram Ditetapkan sebagai Tahun Baru Islam?

Vaza Diva | Jum'at, 05/06/2026 03:03 WIB



1 Muharram, atau yang lebih dikenal sebagai Tahun Baru Islam. Ilustrasi - Bulan Muharram (Foto: Amaljariah)

 

Jakarta, Jurnas.com - 1 Muharram, atau yang lebih dikenal sebagai Tahun Baru Islam.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa penetapan bulan Muharram sebagai awal kalender Hijriah atau Tahun Baru Islam bukanlah keputusan yang muncul di masa Nabi Muhammad SAW, melainkan inisiatif penting dari era Khalifah Umar bin Khattab.

Baca juga :
Berbagai Keutamaan Bulan Muharram dan Amalan yang Dianjurkan

Dikutip dariberbagai sumber, pada tahun ke-17 Hijriah, Abu Musa al-Asy`ari, Gubernur Basrah, mengeluhkan pada Khalifah Umar mengenai kerumitan administrasi karena dokumen resmi tidak mencantumkan tahun. Saat itu, umat Islam masih memakai sistem penanggalan Arab pra-Islam yang hanya menyebut bulan dan tanggal, tanpa tahun.

Menanggapi hal tersebut, Umar bin Khattab segera membentuk tim penasihat dari kalangan sahabat utama seperti Ali bin Abi Thalib, Utsman bin Affan, dan lainnya. Mereka ditugaskan menyusun sistem penanggalan Islam yang sah dan seragam.

Baca juga :
3 Cara Sederhana Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Wafat

Tim ini tidak serta-merta mengambil tahun kelahiran Nabi atau tahun turunnya wahyu pertama sebagai titik awal. Pilihan final justru jatuh pada tahun hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Usulan ini datang dari Ali bin Abi Thalib dan disepakati secara mufakat.

Peristiwa hijrah dipandang sebagai titik balik penting dalam sejarah Islam—bukan hanya karena perpindahan fisik, tapi karena hijrah menjadi simbol dimulainya tatanan masyarakat Islam yang lebih kuat, terorganisasi, dan merdeka.

Baca juga :
Bacaan Doa untuk Orang Tua Lengkap dengan Artinya

Keputusan memilih Muharram berakar dari logika yang lebih luas: persiapan hijrah sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Muharram, tepat setelah Baiat Aqabah yang berlangsung di penghujung Dzulhijjah.

Baiat ini merupakan perjanjian penting antara Nabi dan kaum Anshar yang menandai awal fase perjuangan secara terbuka dan terorganisir menuju Madinah.

Muharram sendiri adalah bulan haram (suci) yang sejak zaman pra-Islam dikenal sebagai waktu mulia. Penempatannya sebagai bulan pertama menandai momen spiritual baru—sejalan dengan nilai hijrah sebagai bentuk transformasi diri dan masyarakat.

Bagi umat Islam, ini bukan sekadar pergantian tanggal, melainkan momen merenungkan makna hijrah: meninggalkan hal yang buruk menuju kehidupan yang lebih baik secara spiritual, sosial, dan moral.

Jadi, penetapan 1 Muharram sebagai awal tahun Hijriah adalah hasil keputusan strategis dan simbolis dari para pemimpin awal Islam.

Ia bukan sekadar angka di kalender, tetapi cerminan nilai-nilai perjuangan, hijrah, transformasi, dan niat baik.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Tahun Baru Islam 1 Muharram Bulan Muharram

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777