https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Stok Obat Habis, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 04/06/2026 19:01 WIB



Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa ribuan pasien berada dalam risiko serius akibat kelangkaan kritis obat-obatan dan pasokan medis Seorang dokter Palestina memeriksa sebuah ruangan di dalam Rumah Sakit Nasser yang rusak di Khan Younis, setelah Israel menarik pasukan daratnya dari Jalur Gaza selatan (Foto: Haitham Emad/EPA

Gaza, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa ribuan pasien berada dalam risiko serius akibat kelangkaan kritis obat-obatan dan pasokan medis, di mana lebih dari sepertiga obat-obatan esensial kini berada pada posisi stok nol.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian tersebut mengungkapkan bahwa nyawa lebih dari 4.000 pasien kanker dan ribuan pasien dialisis (cuci darah) kini dalam kondisi terancam.

Sebanyak 50 dari 97 jenis obat perawatan kanker telah habis, sementara 265 bahan medis habis pakai (BMHP) khusus serta 79 item laboratorium juga berada pada posisi tanpa stok.

Baca juga :
Serangan Terbaru Israel Tewaskan Lima Orang di Gaza

Krisis ini dipicu oleh tindakan Israel yang menahan sepenuhnya dana pendapatan pajak Palestina—yang dikenal sebagai dana kliring—selama 15 bulan terakhir. Kementerian Keuangan menyatakan bahwa dana tersebut mencakup sekitar 68 persen dari total pendapatan mereka.

Kementerian Kesehatan menambahkan, lebih dari 11.000 jadwal operasi terpaksa ditunda akibat kelangkaan pasokan medis serta adanya aksi mogok kerja dari tenaga medis.

Baca juga :
Warga Gaza Kembali Jalani Idul Adha Tanpa Sembelih Kurban

Pihak kementerian juga memperingatkan adanya kondisi kesehatan yang katastrofik (sangat mengerikan) di Jalur Gaza, di mana fasilitas-fasilitas kesehatan menghadapi kelangkaan parah di tengah kehancuran rumah sakit secara meluas dan kelelahan ekstrem yang terus dialami oleh para personel medis.

Kementerian mendesak komunitas internasional untuk segera melakukan intervensi darurat, dengan mengajukan permohonan bantuan dana sebesar 50 juta dolar AS untuk pengadaan obat-obatan penyelamat nyawa, serta dukungan finansial tambahan guna mencegah runtuhnya sektor kesehatan. Mereka juga menyerukan kepada Israel, selaku kekuatan pendudukan, untuk memenuhi kewajibannya di bawah hukum internasional.

Baca juga :
Warga Gaza Kembali Gagal Haji Imbas Pembatasan oleh Israel

Saat ini, akumulasi utang kementerian tersebut dilaporkan telah mencapai 3,8 miliar shekel (setara dengan sekitar 1 miliar dolar AS).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warga Gaza Stok Obat Palestina Kemenkes Palestina Genosida Palestina

Terkini | Kamis, 04/06/2026 20:20 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777