Selasa, 26/05/2026 19:20 WIB

Serangan Terbaru Israel Tewaskan Lima Orang di Gaza





Otoritas kesehatan Gaza menyatakan bahwa serangan udara Israel menewaskan sedikitnya lima orang

Warga Palestina memeriksa puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Nuseirat, Jalur Gaza tengah pada 26 Mei 2026 (Foto: AP)

Gaza, Jurnas.com - Otoritas kesehatan Gaza menyatakan bahwa serangan udara Israel menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai beberapa lainnya pada Selasa (26/5), dalam kekerasan terbaru yang melanda wilayah tersebut meskipun gencatan senjata antara Israel dan Hamas sedang berlangsung.

Gaza tetap dicekam oleh kekerasan harian, di mana militer Israel dan Hamas saling menuduh satu sama lain telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak 10 Oktober lalu.

"Lima syuhada dan beberapa orang terluka dipindahkan (ke rumah sakit) setelah serangan udara Israel menargetkan sekelompok warga di Al-Maghazi timur," kata badan pertahanan sipil, yang beroperasi sebagai layanan penyelamatan di bawah otoritas Hamas.

Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa dan sumber keamanan Palestina mengonfirmasi insiden serta jatuhnya korban jiwa tersebut.

Sementara itu, militer Israel menyatakan bahwa mereka sedang memeriksa laporan terkait insiden tersebut.

Gencatan senjata telah diberlakukan di Gaza sejak Oktober, namun Israel tetap mempertahankan haknya untuk menyerang target yang mereka anggap sebagai ancaman.

Sedikitnya 904 warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata 10 Oktober, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza, yang beroperasi di bawah otoritas Hamas dan angka-angkanya dinilai andal oleh PBB.

Di sisi lain, militer Israel menyatakan bahwa lima tentaranya juga tewas selama periode yang sama.

Pembatasan media dan akses yang terbatas di Gaza telah menghalangi AFP untuk memverifikasi jumlah korban secara independen atau meliput pertempuran tersebut secara bebas.

Sumber: Arabnews

KEYWORD :

Palestina Israel Serangan Israel Warga Gaza




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :