https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

BPDP Dorong Gen Z Manfaatkan Produk Hilirisasi Kelapa Sawit

Mutiul Alim | Jum'at, 05/06/2026 02:05 WIB



Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong generasi Z (Gen Z) mengoptimalkan berbagai produk hilirisasi kelapa sawit Kegiatan Workshop Gen-Z Preneur UMKM Sawit (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendorong generasi Z (Gen Z) mengoptimalkan berbagai produk hilirisasi kelapa sawit, yang dilahirkan dari pengembangan riset di perguruan tinggi.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan berbagai hasil riset yang dikembangkan saat ini telah menghasilkan beragam produk bernilai tambah, mulai dari material industri hingga produk UMKM.

"Kami memiliki banyak hasil penelitian berbasis sawit, mulai dari bahan untuk rompi antipeluru, helm, hingga berbagai produk konsumen. Sejumlah hasil riset tersebut telah dikomersialisasikan oleh UMKM," kata Helmi dalam kegiatan Workshop Gen-Z Preneur UMKM Sawit di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (4/6).

Baca juga :
Kementerian UMKM Dorong Gen-Z Kembangkan Produk Sawit Berdaya Saing

"Di website BPDP juga terdapat sekitar 100 UMKM berbasis produk turunan sawit yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda," Helmi menambahkan.

Helmi juga mencontohkan keberhasilan mahasiswa asal Sumatera Barat yang terinspirasi mengembangkan usaha berbasis lidi sawit, hingga berhasil menjadi eksportir ke pasar Asia Selatan.

Baca juga :
Genjot Market Global, Pemerintah Didorong Percepat Sertifikasi Petani Sawit

"Kami berharap peserta workshop ini dapat terinspirasi dan dalam beberapa tahun ke depan muncul wirausaha muda baru yang mampu mengembangkan produk sawit hingga menembus pasar ekspor," ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Helmi menyampaikan bahwa BPDP terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia di sektor sawit, salah satunya melalui program beasiswa pendidikan.

Baca juga :
Pola Tidur Sehat yang Sering Diremehkan Gen Z

Menurut dia, BPDP saat ini tengah membuka kesempatan bagi sekitar 5.000 calon mahasiswa untuk mengikuti program beasiswa sawit yang mencakup biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup.

"Program ini merupakan bagian dari upaya kami membangun SDM sawit yang unggul. Mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan biaya kuliah, tetapi juga uang saku selama masa pendidikan," kata dia.

Mewakili Bupati Karawang, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmadhy, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik penyelenggaraan kegiatan tersebut karena sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan dan UMKM.

Dia menyebut Karawang saat ini memiliki lebih dari 311 ribu UMKM yang terdata dan tersebar di 30 kecamatan. Jumlah ini terus berkembang seiring semakin tingginya minat masyarakat untuk berwirausaha.

"Karena itu, kami terus memperkuat dukungan bagi UMKM, termasuk melalui peningkatan anggaran yang kini mencapai Rp13 miliar," ujar Dindin.

Menurut Dindin, Karawang memiliki modal ekonomi yang kuat dengan jumlah penduduk sekitar 2,4 juta jiwa, lebih dari 1.700 industri menengah dan besar, serta 14 kawasan industri yang terus berkembang. Berbagai pembangunan infrastruktur, mulai dari akses jalan tol hingga kereta cepat, juga dinilai semakin memperkuat daya saing daerah.

Meski bukan daerah penghasil sawit, Karawang memiliki keterkaitan erat dengan industri sawit melalui sektor pengolahan dan UMKM. Dia menyebut sekitar 70 persen pelaku usaha kuliner di Karawang menggunakan produk berbasis sawit dalam kegiatan usahanya.

"Kami melihat banyak peluang yang bisa dikembangkan dari produk turunan sawit. Tadi kami juga mendapat informasi bahwa sawit dapat dimanfaatkan untuk kriya dan fesyen. Karawang memiliki batik khas daerah, sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan bahan turunan sawit seperti parafin dapat dimanfaatkan dalam proses produksinya," dia menambahkan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Workshop Gen-Z Preneur UMKM Sawit, Qayuum Amri, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai industri sawit kepada generasi muda.

"Selama ini generasi Z lebih banyak menerima informasi negatif tentang sawit melalui media sosial. Padahal sawit memiliki banyak manfaat dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan oleh pelaku UMKM maupun wirausaha muda," kata Qayuum.

Menurut Qayuum, Karawang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan salah satu pusat manufaktur terbesar di Indonesia dengan lebih dari seribu perusahaan nasional dan internasional yang beroperasi di wilayah tersebut.

"Karawang memang bukan sentra perkebunan sawit, tetapi memiliki ekosistem industri yang sangat kuat. Produk-produk turunan sawit memiliki peluang besar untuk dikembangkan oleh pelaku UMKM di daerah ini," ujar dia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Badan Pengelola Dana Perkebunan Hilirisasi Sawit Generasi Z

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777