Tubuh mengalami proses detoksifikasi selama bulan Ramadan melalui 4 tahapan (Foto: Ilustrasi/Hellosehat)
Jakarta - Puasa identik dengan tidak mengasup makanan dan minuman kurang lebih 14 jam lamanya, sehingga tidak heran ketika waktu berbuka puasa tiba banyak dari kita yang tidak dapat mengontrol dirinya mengasup berbagai macam makanan dan mengesampingkan aspek kesehatan tubuhnya.
Sebagai bahan pertimbangan agar kita bisa mengontrol asupan makanan saat menjalani Puasa Ramadan maka ada baiknya kita terlebih dahulu memahami apa sih yang terjadi pada tubuh kita saat berpuasa?Tom McGregor, penulis Eating in Freedom menyatakan bahwa tubuh mengalami proses detoksifikasi/pembersihan selama bulan Ramadan melalui 4 tahapan sebagai berikut :Hari 1-2 : Kadar gula darah, denyut jantung dan tekanan darah menurun. Tubuh mulai menggunakan glukosa dari hati dan otot yg menyebabkan tubuh menjadi lemas.Baca juga :
Kebahagiaan Lebih Penting daripada Kebugaran?
Hari 8-15 : Proses pembersihan dan penyembuhan terus berlanjut dan semakin efektif. Disamping itu pikiran menjadi lebih jernih dan lebih baik.Hari 16-30 : Setelah proses pembersihan menghilangkan agen penyebab penyakit maka tubuh bekerja dg kapasitas maksimum dalam poliferasi jaringan untuk mengganti jaringan yg rusak. Disamping itu keseimbangan emosional, memori dan konsentrasi meningkat.
Kebahagiaan Lebih Penting daripada Kebugaran?
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Puasa Detoksifiksi Ramadan



















