Penggunaan flare dan kembang api di tengah pertandingan sepak bola
Jakarta - Liverpool memperingatkan pendukungnya sendiri, Liverpudlian, supaya tak menyalakan suar dan bom asap, kala tim tersebut bertemu dengan Manchester City, Rabu (11/4) besok.
Saat ini UEFA telah memberikan hukuman disiplin kepada Liverpool, terkait tudingan pelemparan botol, suar, dan benda lain kepada Manchester City, usai pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions 2018 pekan lalu.
Adapun Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin UEFA akan mendengar kasus ini pada 31 Mei mendatang.
"Menjelang leg kedua perempat final Liga Champions Selasa (Rabu waktu setempat) melawan Manchester City di Etihad Stadium, Liverpool FC ingin mengingatkan para pendukung bahwa suar, bom asap, dan kembang api adalah ilegal dan dilarang," demikian pernyataan klub di laman resminya.
"Klub telah dikenakan sanksi oleh UEFA karena pendukung Liverpool menggunakan kembang api pada pertandingan terakhir, yang akan menyebabkan alokasi tiket berkurang di pertandingan mendatang," jelasnya.
Karena itu, demi menghindari sanksi lebih lanjut, Liverpool menegaskan akan menangkap pendukung yang kedapatan membawa tiga benda yang dilarang itu masuk ke dalam stadion.
"Setiap individu yang ditemukan membawa barang-barang ini ke dalam stadion akan ditangkap," tegasnya.
Bertandang ke markas City, Liverpool berada di atas angin. The Reds punya modal kemenangan 3-0 atas City. Mo Salah dkk hanya butuh skor imbang untuk mengamankan satu tiket ke semifinal.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Liga Champions Liverpool























