Minggu, 31/05/2026 13:00 WIB

Odegaard Tetap Bangga Meski Arsenal Gagal Juara Liga Champions





Kapten The Gunners, Martin Odegaard, memilih melihat perjalanan timnya dari sudut pandang yang lebih besar.

Kapten Arsenal,Martin Odegaard saat melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada Sabtu (30/5) malam (Foto: arsenal.com)

Jakarta, Jurnas.com - Kekecewaan masih menyelimuti skuad Arsenal setelah gagal mengangkat trofi Liga Champions musim 2025/2026.

Namun, kapten The Gunners, Martin Odegaard, memilih melihat perjalanan timnya dari sudut pandang yang lebih besar.

Meski harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) lewat adu penalti di partai final pada Sabtu (30/5) malam WIB, gelandang asal Norwegia itu menilai Arsenal tetap layak berbangga atas pencapaian mereka sepanjang musim.

Arsenal nyaris mencatatkan sejarah dengan meraih gelar ganda setelah sebelumnya sukses mengakhiri penantian 22 tahun untuk menjuarai Premier League.

Menurut Odegaard, rasa sakit akibat kekalahan di final memang sulit diterima saat ini.

"Saat ini memang terasa menyakitkan, tetapi jika melihat gambaran yang lebih besar, kami telah menjalani musim yang luar biasa. Kami memenangkan liga untuk pertama kalinya dalam 22 tahun dan kami juga begitu dekat dengan pencapaian besar lainnya hari ini," ujar Odegaard dikutip dari laman resmi klub pada Minggu (31/5).

Kapten Arsenal itu menilai timnya membutuhkan waktu untuk mencerna kekecewaan yang dirasakan setelah gagal membawa pulang trofi Liga Champions.

"Kami harus memberi waktu untuk diri kami sendiri agar bisa melewati kekalahan ini. Musim ini luar biasa dalam banyak hal. Kami memang gagal meraih dua gelar sekaligus, tetapi kami harus bangga dengan apa yang telah kami tampilkan," katanya.

Odegaard juga menyoroti perjalanan Arsenal di Liga Champions yang dinilainya sangat impresif.

The Gunners berhasil mencapai final setelah melewati kompetisi tanpa sekalipun menelan kekalahan dalam waktu normal hingga laga puncak.

Menurutnya, pengalaman pahit di Budapest harus dijadikan pelajaran berharga untuk membawa Arsenal tampil lebih kuat pada musim depan.

"Kami melakukan banyak hal luar biasa musim ini dan menjalani perjalanan yang hebat di Liga Champions. Kami harus menggunakan perasaan yang kami rasakan saat ini, sekaligus hal-hal positif yang kami raih sepanjang musim, untuk melakukan refleksi dan memastikan kami kembali lebih kuat musim depan," ucapnya.

Meski gagal meraih trofi Eropa, Arsenal tetap akan disambut bak pahlawan saat kembali ke London.

Ratusan ribu pendukung dijadwalkan memadati jalanan Islington untuk merayakan keberhasilan tim menjuarai Premier League, gelar yang telah lama dinantikan para penggemar.

Odegaard menegaskan bahwa para pendukung pantas mendapatkan perayaan tersebut setelah memberikan dukungan luar biasa sepanjang musim.

"Kami harus merayakan gelar juara bersama para pendukung karena mereka pantas mendapatkannya. Saya rasa kami juga pantas merayakannya. Kami telah melakukan sesuatu yang luar biasa bersama-sama," kata Odegaard.

Meskipun mengakui perayaan itu akan terasa lebih sempurna jika Arsenal berhasil membawa pulang trofi Liga Champions.

"Tentu akan lebih baik jika kami berhasil meraih dua gelar. Namun, apa yang kami capai tetap luar biasa dan kami sangat menantikan untuk bertemu para pendukung besok," tutupnya.

Bagi Odegaard, kegagalan di final Liga Champions memang meninggalkan luka.

Namun, kapten Arsenal itu yakin musim 2025/2026 tetap akan dikenang sebagai salah satu musim terbaik dalam sejarah modern klub, sekaligus menjadi fondasi untuk mengejar kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang.

KEYWORD :

Kapten Arsenal Martin Odegaard Paris Saint-Germain Liga Champions




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :