Rabu, 03/06/2026 20:05 WIB

Presiden Lebanon Kecam Serangan Iran ke Kuwait dan Bahrain





Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk serangan Iran terhadap sasaran sipil di Kuwait dan Bahrain

Presiden Lebanon Joseph Aoun di gedung parlemen di Beirut, Lebanon, 9 Januari 2025 (Foto: REUTERS)

Beirut, Jurnas.com - Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk serangan Iran terhadap sasaran sipil di Kuwait dan Bahrain.

Joseph menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional, demikian pernyataan kantornya dalam sebuah unggahan di X.

"Presiden Aoun menegaskan solidaritasnya dengan Kuwait dan Bahrain, menyerukan agar kawasan tersebut terhindar dari konsekuensi serangan-serangan ini untuk mengurangi eskalasi," tulis kantornya, dikutip dari Aljazeera.

Diberitakan sebelumnya bahwa Kuwait menyatakan bahwa serangan Iran ke wilayahnya telah menewaskan satu orang dan melukai beberapa orang lainnya, serta memaksa bandar udaranya ditutup dan merusak sejumlah misi diplomatik yang tidak disebutkan namanya.

Kementerian Luar Negeri Kuwait mengecam serangan "yang sekali lagi menargetkan infrastruktur vital dan sipil, termasuk Bandara Internasional Kuwait, menewaskan satu orang dan melukai orang lain, selain menyebabkan kerusakan pada infrastruktur vital termasuk misi diplomatik."

Maskapai Kuwait Airways telah memulai kembali penerbangan dari Terminal 4 bandara tersebut setelah pihak berwenang mengevaluasi kerusakan pada fasilitas tersebut, demikian dilaporkan kantor berita negara, KUNA. Arus lalu lintas udara sebelumnya sempat ditangguhkan dan penerbangan dialihkan ke bandara-bandara alternatif.

Permusuhan antara Iran dan Amerika Serikat meningkat tajam pada hari Rabu saat Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap aset militer AS di Kuwait dan Bahrain, termasuk markas besar Armada Kelima AS, sementara Washington melaporkan telah mencegat rudal yang diluncurkan ke arah sekutu regionalnya dan melancarkan serangan balasan.

KEYWORD :

Serangan Iran Serangan di Kuwait Presiden Lebanon Joseph Aoun




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :