Tenda para pengunsi Etnis Rohingya di Bangladesh (Foto: AN)
Ankara - Kelompok Save the Children memperingatkan adanya wabah penyakit di kamp pengungsi Rohingya, Bangladesh selama musim hujan terus berlanjut. Wabah ini diketahui berasal dari kurangnya sarana toilet yang layak.
"Potensi darurat kesehatan dan mematikan sangat nyata. Seperempat dari seluruh toilet di kamp-kamp tersebut diperkirakan akan rusak akibat musim hujan," kata Myriam Burger, penasihat kesehatan organisasi tersebut di kamp pengungsi Cox`s Bazar.Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengajukan dana sebesar USD950 juta atau sekitar Rp13 triliun untuk memenuhi kebutuhan warga Rohingya dan masyarakat sekitar, pernyataan tersebut menambahkan.Secara terpisah, Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan sedikitnya 50.000 toilet dibutuhkan para pengungsi.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rohingya Banglades Myanmar Wabah Musim Hujan




























