Anggota Komisi VII DPR RI Ferry Kase bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII Ke PLTU Tanjung Kasam Batam. (Foto: Humas DPR)
Jakarta - Energi primer yang dimiliki suatu daerah seharusnya digunakan untuk menopang kebutuhan pembangkit listrik. Hal tersebut dikemukakan Anggota Komisi VII DPR RI Ferry Kase saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII Ke PLTU Tanjung Kasam Batam Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (24/11).
“Kita melihat perkembangan supply listrik PLN khususnya di Batam cukup bagus. Hanya saja disayangkan masih banyak menggunakan bahan bakar fosil, yaitu batu bara sehingga kedepan diharapkan perlu diperhatikan dampak lingkungan jangan sampai semuanya menggunakan bahan bakar fosil yang seharusnya sudah mulai dikurangi,” ungkap Ferry.Politisi Hanura ini juga mengingatkan bahwa penggunaan batu bara sebagai energi utama pembangkit listrik juga harus memikirkan pengolahan limbahnya serta dampaknya terhadap lingkungan hidup disekitarnya.“Harus dipikirkan alternatif lainnya seperti yang sudah ada di Kepri ini yaitu jalur pipa gas untuk penunjang pembangkit listrik yang jaraknya tinggal 4,5 km lagi bisa terhubung dengan pipa gas jaringan natuna,” saran Ferry.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi VII DPR Kunjungan Kerja
























