Wakil Ketua Pansus Angket KPK dari Fraksi PDIP, Risa Mariska
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menghadiri panggilan Pansus Hak Angket DPR. Hal itu sebagai bentuk komitmen KPK taat dan tertib pada hukum.
Anggota KPK/" style="text-decoration:none;color:red;font-weight:bold">Pansus Angket KPK, Risa Mariska mengatakan, sikap KPK yang menolak memenuhi undangan Pansus Angket DPR tentu akan menjadi catatan tersendiri bagi Pansus. Mengingat, Pansus Angket DPR berfungsi sebagai check and balances."Maka KPK sebaiknya hadir dalam setiap pemanggilan atau undangan Pansus, dengan hadirnya KPK dalam Pansus maka hal tersebut akan memperlihatkan sikap dan komitmen KPK yang taat dan tertib pada hukum," kata Risa, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (23/8).Hal itu menangapi sikap KPK yang menolak untuk menghadiri panggilan Pansus Angket DPR. Dimana, KPK menyatakan hanya hadir saat panggilan Komisi III DPR sebagai mitra kerja.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pansus Angket KPK Kasus e-KTP KPK



























