Pansus Hak Angket KPK di Lapas Sukamiskin
Jakarta - Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seolah-oleh "mendewakan" sejumlah koruptor. Hal itu terkait langkah Pansus Angket KPK menemui sejumlah koruptor ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jendera Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Jumat (7/7).Menurutnya, apa yang telah dilakukan Pansus Angket KPK dengan menemui para narapidana korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap terlalu berlebihan. Sebab, Pansus Angket KPK seolah membenarkan tindakan para narapidana korupsi tersebut."Mereka mengangkat dan memberi kesan seolah-olah para napi tersebut lebih banyak dilanggar hak-haknya ketimbang perbuatan tercelanya yang sudah merugikan negara dan rakyat karena korupsi," kata Didi.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Angket KPK Pansus Angket KPK Demokrat





















