Penyidik KPK, Novel Baswedan usai menjalani perawatan wajahnya karena disiram air keras oleh orang tak dikenal
Jakarta - Pihak Kepolisian hingga kini belum juga mampu mengungkap otak teror kekerasan fisik terhadap penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Padahal peristiwa teror penyiriman dua orang tak dikenal, sudah terjadi lebih dari satu bulan.
Novel dan pihak keluarga kecewa dengan langkah kepolisian mengungkap teror tersebut. Terlebih, AL yang sebelumnya ditangkap telah dilepaskan pihak kepolisian dengan alasan tidak cukup bukti terlibat dalam teror terhadap Novel. KPK pun prihatin atas kekecewaan pihak keluarga ini. "Kami mendapatkan informasi dari pihak Novel dan keluaga bahwa pihak keluarga cukup kecewa karena lebih dari sebulan, pelaku penyerangan belum terungkap," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Sabtu (13/5/2017).Menurut Febri, KPK sedang mempertimbangkan sejumlah langkah terkait hal itu. Termasuk untuk terlibat dalam pengusutan kasus ini. "Ini concern bagi KPK untuk mempertimbangkan langkah-langkah yang dilakukan," terang dia.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Novel Baswedan KPK Jokowi



























