Sabtu, 06/06/2026 23:42 WIB

Rusia Pulihkan Jalur Listrik Pembangkit Tenaga Nuklir Zaporizhzhia





Manajemen bentukan Rusia di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia Ukraina, menyatakan telah berhasil memulihkan jalur Ferrosplavnaya-1

Seorang prajurit dengan bendera Rusia di seragamnya berjaga di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia selama konflik Ukraina-Rusia di luar kota Enerhodar yang dikuasai Rusia di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina, pada 4 Agustus 2022. (Foto: REUTERS / Alexander Ermochenko)

Moskow, Jurnas.com - Manajemen bentukan Rusia di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia Ukraina, menyatakan telah berhasil memulihkan jalur pipa listrik Ferrosplavnaya-1 yang memasok daya ke pembangkit tersebut pada Sabtu (6/6).

Guna melancarkan proses perbaikan infrastruktur vital ini, sebuah kesepakatan gencatan senjata lokal sementara yang dimediasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sempat dideklarasikan pada Jumat (5/6) kemarin.

Dikutip dari Reuters, seluruh sistem dan peralatan di PLTN Zaporizhzhia kini dilaporkan telah beroperasi kembali secara normal. Pasokan listrik eksternal diketahui sangat dibutuhkan, untuk memastikan bahan bakar nuklir di lokasi tersebut tidak mengalami panas berlebih (overheat) meskipun pembangkit sedang tidak memproduksi listrik.

Kendati perbaikan berhasil diselesaikan, situasi keamanan di sekitar area PLTN terbesar di Eropa tersebut dilaporkan kembali memanas akibat tudingan aksi sabotase militer.

“Semua sistem dan peralatan di ZNPP beroperasi secara normal,” demikian keterangan resmi manajemen tersebut.

Beberapa jam setelah laporan pemulihan daya dirilis, perusahaan energi nuklir negara Rusia, Rosatom, melayangkan tuduhan kepada pihak Ukraina karena dinilai sengaja melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Kyiv diketahui melakukan serangan pesawat tanpa awak (drone). Rosatom mengklaim bahwa insiden serangan udara tersebut menyebabkan sedikitnya tiga orang mengalami luka-luka.

Kompleks PLTN Zaporizhzhia yang memiliki enam reaktor ini sendiri telah dikuasai oleh pasukan Rusia sejak minggu-minggu awal invasi. Kedua belah pihak terus saling melempar tuduhan terkait tindakan militer yang dinilai dapat membahayakan keselamatan serta keamanan nuklir.

KEYWORD :

Jalur Listrik Zaporizhzhia Pembangkit Tenaga Nuklir Zaporizhzhia Perang Rusia vs Ukraina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :