Jet tempur siluman China J-20. (Foto: Alert5 melalui Wikimedia Commons CC-BY-SA-4.0)
Taipei, Jurnas.com - Angkatan Udara Taiwan memperingatkan 25 pesawat China yang masuk zona pertahanan negara itu pada Jumat (1/10), di saat Beijing memperingati hari kemerdekaannya.
Ini bukan kali pertama. Setahun terakhir, Taiwan mengeluhkan ulah angkatan udara China di bagian barat daya zona pertahanan udaranya, dekat dengan Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan.
Misi terbaru China melibatkan 18 pesawat tempur J-16 dan empat Su-30, ditambah dua pesawat pengebom H-6 berkemampuan nuklir, dan sebuah pesawat anti-kapal selam.
Dikatakan, Taiwan mengirim pesawat tempur untuk memperingatkan pesawat China, sementara sistem rudal dikerahkan untuk memantau pergerakan pesawat tersebut.
Dikutip dari Reuters, pesawat China terbang di daerah yang dekat dengan Pratas, dengan dua pembom terbang paling dekat dengan atol, menurut peta yang dikeluarkan kementerian.
Serangan terbesar hingga saat ini terjadi pada Juni lalu, yang melibatkan 28 pesawat angkatan udara China.
Misi terbaru China muncul kurang dari sehari setelah pemerintahnya meluncurkan serangan hinaan terhadap pejabat Taiwan, yang membangkitkan kata-kata pemimpin revolusioner Mao Zedong, dan mencela pejabat tersebut dengan ejekan lalat.
Menteri Luar Negeri Taiwan, Joseph Wu, paling getol melawan tekanan dari China dan secara teratur muncul di think-tank dan panel lainnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Taiwan China Pesawat Tempur



























