https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Manchester City Terancam Tak Ikutan Liga Champions Musim Depan

Redaksi | Selasa, 04/12/2018 20:15 WIB



Majalah Jerman Der Spiegel membuat sejumlah klaim terhadap City bulan lalu dalam serangkaian artikel berdasarkan dokumen yang diperoleh dari pelapor yang menuding City telah melakukan pelanggaran. Manchester City (foto: Soccerway)

Jakarta - Manchester City terancam dilarang mengikuti Liga Champions musim depan karena dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan hasil penyelidikan kasus tersebut akan segera ditentukan.

Majalah Jerman Der Spiegel membuat sejumlah klaim terhadap City bulan lalu dalam serangkaian artikel berdasarkan dokumen yang diperoleh dari pelapor yang menuding City telah melakukan pelanggaran.

Pelaporan Der Spiegel menuduh rezim Syekh Mansour menimbun kesepakatan sponsor multi-juta pound dengan perusahaan-perusahaan Abu Dhabi, menggunakan kekayaan pemilik mereka, untuk memenuhi ketentuan FFP UEFA.

Baca juga :
Enrique: PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Tuduhan lebih lanjut menyatakan City memotong penyelesaian FFP ketika mereka dihukum karena overspending oleh UEFA pada tahun 2014 lalu.

Menanggapi tuduhan tersebut , pihak The Citizen menyangkal dengan mengatakan itu adalah upaya untuk merusak reputasi klub.

Baca juga :
Arteta: Arsenal Siap Cetak Sejarah Baru di Final Liga Champions

Sementara itu, Caferin menegaskan akan segera membuka kembali penyelidikan jika lebih banyak informasi yang menyebutkan bahwa City telah melakukan kecurangan. 

"Kami sedang menilai situasi," kata Caferin kepada wartawan di Dublin dilansir Soccerway.

Baca juga :
Jelang Final Liga Champions, Dembele: Saya 100 Persen Fit

"Kami memiliki badan independen yang mengerjakannya. Segera Anda akan memiliki jawaban tentang apa yang akan terjadi dalam kasus konkrit ini," lanjutnya.

Presiden FIFA Gianni Infantino sebagai sekretaris umum UEFA pada saat penyelesaian FFP tahun 2014 membela kesepakatan yang dicapai dengan mereka dan raksasa Ligue 1 Paris Saint-Germain

"Tujuan kami di UEFA adalah selalu menjaga klub-klub bersama kami, bukan untuk mengusir mereka, jadi Anda bernegosiasi dan mencari solusi. Itu adalah tugas saya sebagai sekretaris jenderal," katanya kepada publikasi Swiss Blick bulan lalu.

"Faktanya adalah, dalam sejarah FFP, 30 pelanggaran telah terdeteksi,” tambahnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Manchester City Liga Champions

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777