https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Santri Nasional, Al Washliyah Berpesan Jadikan Ilmu Sebagai Cahaya

Aliyudin Sofyan | Kamis, 22/10/2026 14:14 WIB



Santri adalah pewaris perjuangan para ulama, penjaga keilmuan, dan benteng akhlak bangsa. Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., berbicara di depan para santri. Foto: dok. Jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Ketua Umum PB Al Washliyah Dr. KH. Masyhuril Khamis, SH., MM., berpesan agar menjadikan ilmu sebagai cahaya, bukan sekadar beban.

Hal ini disampaikan pada peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang  bertema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", Kamis (22/10/2026).

Masyhuril Khamis mengatakan, santri adalah pewaris perjuangan para ulama, penjaga keilmuan, dan benteng akhlak bangsa.

Baca juga :
Hari Santri Momentum Komitmen Negara terhadap Pesantren

"Sejarah membuktikan, santri bukan hanya menuntut ilmu, tetapi juga berjuang membela agama dan negara," ujarnya.

"Semangat Resolusi Jihad 1945 mengajarkan kita bahwa cinta kepada Allah dan cinta kepada tanah air adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan," imbuhnya.

Baca juga :
Arif Rahman Pimpin Petani NasDem, Bidik Tiga Program Prioritas

Berikut pesan PB Al Washliyah kepada para santri, khususnya pelajar Al Washliyah di Hari Santri Nasional 2026:

Pertama, jadikan ilmu sebagai cahaya, bukan sekadar beban. Belajarlah dengan niat karena Allah, untuk berkhidmat kepada umat dan bangsa. 

Baca juga :
Pimpin Apel HSN, Gus Muhaimin Bidik Santri Jadi Jawaban atas Krisis Bangsa

"Al Washliyah berdiri sejak 1930 dengan semangat mencerdaskan umat — dari madrasah hingga perguruan tinggi, pendidikan adalah dakwah utama kita," kata Masyhuril Khamis.

Kedua, kuatkan akhlak di tengah arus zaman. Tingginya ilmu tanpa akhlak ibarat lampu terang namun berada di tangan pencuri. 

"Semakin tinggi ilmu yang kau pelajari, semakin mulia pula akhlak yang harus kau tunjukkan kepada sesama."

Ketiga, santri harus mandiri dan produktif. Ilmu yang diamalkan membawa keberkahan. Jangan hanya pandai beribadah, tetapi juga lemah dalam kemandirian ekonomi.

"Al Washliyah terus mendorong santri tidak hanya menjadi ulama yang saleh, tetapi juga pelaku ekonomi yang mandiri — mengelola zakat, wakaf, dan menghidupkan ekosistem halal," ujarnya.

Keempat, menjaga kebersamaan adalah kekuatan kita. Perbedaan bukan alasan perpecahan. Santri harus menjadi perekat persatuan, bukan pemecah belah. 

Al Washliyah berdiri di atas nilai ke-Al-Washliyahan — menjaga ukhuwah, menebarkan kebaikan, dan menyatukan hati umat.

"Selamat Hari Santri Nasional 2026. Semoga Allah senantiasa melindungi langkah kalian, menjadikan kalian generasi yang menguatkan agama, menyejahterakan umat, dan memajukan bangsa — menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Santri Nasional Masyhuril Khamis Ilmu Cahaya

Terkini | Kamis, 22/10/2026 15:10 WIB

News

RUU Perampasan Aset Harus Perhatikan Hak Konstitusional Warga Negara

News

Prabowo Perintahkan Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Terlibat Karhutla

News

Hari Santri Nasional, Al Washliyah Berpesan Jadikan Ilmu Sebagai Cahaya

News

Hari Santri Momentum Komitmen Negara terhadap Pesantren

News

Arif Rahman Pimpin Petani NasDem, Bidik Tiga Program Prioritas

News

Pimpin Apel HSN, Gus Muhaimin Bidik Santri Jadi Jawaban atas Krisis Bangsa

Humanika

Kisah Prabu Siliwangi Terpikat Bacaan Al-Quran Santri Putri Cantik

News

Legislator PKS Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Pengendalian Karhutla

TNI Bakal Dalami Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Korupsi BNPB

Olahraga

Imbang Lawan Bayern, Kapten Arsenal Puas dengan Performa Timnya

News

Legislator Minta Usut Tuntas Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Olahraga

Arteta Puji Mentalitas Anak Asuhnya usai Tahan Imbang Bayern

News

70.239 Balita Terserang ISPA, Puan Desak Penanganan Karhutla

Humanika

Mengenal Asal Usul Santri dan Nilai Filosofis di Balik Namanya

News

Putusan MK Momentum Pembenahan Sistem Kebencanaan Nasional

Olahraga

Carrick Kecewa Berat, Sebut Performa MU Lawan Como Sulit Ditonton

Olahraga

Youri Tielemans Minta Maaf usai Manchester United Dibantai Como 4-1

Gaya Hidup

Hujan Meteor Orionid 21–22 Oktober, Cahaya Bulan Jadi Tantangan Pengamatan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777