https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Arif Rahman Pimpin Petani NasDem, Bidik Tiga Program Prioritas

Samrut Lellolsima | Kamis, 22/10/2026 14:00 WIB



DPP Petani NasDem adalah wadah untuk menyatukan gerakan perubahan NasDem menuju Asta Cita pemerintahan Prabowo. Arif Rahman resmi memimpin Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petani NasDem periode 2026-2029 setelah dilantik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (22/10). (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Arif Rahman resmi memimpin Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petani NasDem periode 2026-2029 setelah dilantik Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (22/10). Dia langsung menyiapkan tiga program prioritas yang menyasar sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Baca juga :
Legislator PKS Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Pengendalian Karhutla

Arif yang juga anggota Komisi IV DPR RI Fraksi NasDem itu menegaskan, Petani NasDem akan mendorong program yang tidak hanya memperkuat produksi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Dia menyebut, gerakan restorasi yang diusung Partai NasDem dapat berjalan beriringan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kedua agenda tersebut tidak perlu dipertentangkan selama diarahkan untuk kepentingan masyarakat.

Baca juga :
Legislator Minta Usut Tuntas Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

“Di luar sana banyak yang mencoba membenturkan gerakan perubahan dengan Asta Cita. Hari ini di hadapan Bapak (Surya Paloh), saya tegaskan tidak ada yang perlu dibenturkan. DPP Petani NasDem adalah wadah untuk menyatukan gerakan perubahan NasDem menuju Asta Cita pemerintahan Prabowo,” kata Arif.

Program pertama yang akan dijalankan adalah pembangunan demplot atau lahan percontohan pertanian terintegrasi seluas dua hektare di setiap provinsi. Pengembangan lahan tersebut disesuaikan dengan potensi komoditas unggulan di masing-masing daerah.

Baca juga :
70.239 Balita Terserang ISPA, Puan Desak Penanganan Karhutla

Arif mencontohkan kopi di Aceh, kakao di Sulawesi Barat, rumput laut di Nusa Tenggara Barat, hingga padi organik di Pulau Jawa. Selain meningkatkan produktivitas, program ini diarahkan untuk memperkuat rantai usaha pertanian, mulai dari produksi hingga pemasaran.

Petani NasDem juga akan membuka peluang agar hasil pertanian dapat memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta menembus pasar ekspor.

Program kedua berfokus pada pemberdayaan Kampung Nelayan Merah Putih dan pengembangan budidaya ikan lele serta nila. Upaya tersebut akan disertai penguatan sarana pendukung, mulai dari dermaga, fasilitas penyimpanan dingin atau cold storage, pabrik es, hingga ketersediaan bahan bakar solar bagi nelayan.

Pembentukan koperasi juga menjadi bagian dari agenda tersebut untuk memperkuat kelembagaan dan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir.

Sementara itu, program ketiga menyasar pengembangan perhutanan sosial dan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK). Arif menilai, kawasan hutan perlu dikelola secara berkelanjutan agar fungsi ekologisnya tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan memiliki keterkaitan yang perlu dikelola secara terpadu. Dengan begitu, potensi sumber daya alam dapat memberikan nilai tambah dan membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Dari gunung, dari sawah, dari pesisir sampai ke kelautan, semuanya kalau kita muliakan, rakyat pasti berdaya. Petani berdaya, nelayan berdaya,” ujarnya.

Arif memastikan kepengurusan baru tidak akan berhenti pada penyusunan rencana. Dalam waktu dekat, Petani NasDem akan memulai pembangunan demplot pertanian, melakukan pendataan kampung nelayan, mengembangkan budidaya ikan, serta memetakan kelompok tani hutan yang dapat menjadi sasaran program.

Dia berharap upaya tersebut dapat memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Saksikan kami, Ketum, bahwa kami akan buktikan jika tanah, laut, hutan dimuliakan, jika petani nelayan berdaya dan berdaulat, maka Indonesia jaya bukan lagi mimpi. Semua akan jadi kenyataan,” pungkasnya.

Pelantikan Arif beserta jajaran pengurus DPP Petani NasDem periode 2026-2029 tersebut didasarkan pada Surat Keputusan DPP Partai NasDem Nomor 262-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2026.

Dalam kepengurusan baru itu, Arif didampingi Ananda Tohpati, M. Habibur Rochman, dan Benny Subani sebagai wakil ketua umum. Jabatan sekretaris jenderal dipercayakan kepada Muslim Ayub, sementara posisi bendahara umum diisi Imam Taufik.

Adapun Dewan Pembina diketuai Viktor Bungtilu Laiskodat dan Dewan Pakar dipimpin Syaiful Bahri. Kepengurusan juga mencakup sejumlah bidang, antara lain organisasi dan kaderisasi, penelitian dan pengembangan pertanian, ekonomi dan produksi, pemberdayaan petani dan nelayan, hukum dan advokasi, teknologi pertanian, pemasaran, serta hubungan masyarakat.

 

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Ketum Petani NasDem Komisi IV Arif Rahman pertanian perikanan

Terkini | Kamis, 22/10/2026 14:45 WIB

News

Hari Santri Nasional, Al Washliyah Berpesan Jadikan Ilmu Sebagai Cahaya

News

Hari Santri Momentum Komitmen Negara terhadap Pesantren

News

Arif Rahman Pimpin Petani NasDem, Bidik Tiga Program Prioritas

News

Pimpin Apel HSN, Gus Muhaimin Bidik Santri Jadi Jawaban atas Krisis Bangsa

Humanika

Kisah Prabu Siliwangi Terpikat Bacaan Al-Quran Santri Putri Cantik

News

Legislator PKS Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Pengendalian Karhutla

TNI Bakal Dalami Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Korupsi BNPB

Olahraga

Imbang Lawan Bayern, Kapten Arsenal Puas dengan Performa Timnya

News

Legislator Minta Usut Tuntas Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Olahraga

Arteta Puji Mentalitas Anak Asuhnya usai Tahan Imbang Bayern

News

70.239 Balita Terserang ISPA, Puan Desak Penanganan Karhutla

Humanika

Mengenal Asal Usul Santri dan Nilai Filosofis di Balik Namanya

News

Putusan MK Momentum Pembenahan Sistem Kebencanaan Nasional

Olahraga

Carrick Kecewa Berat, Sebut Performa MU Lawan Como Sulit Ditonton

Olahraga

Youri Tielemans Minta Maaf usai Manchester United Dibantai Como 4-1

Gaya Hidup

Hujan Meteor Orionid 21–22 Oktober, Cahaya Bulan Jadi Tantangan Pengamatan

News

AS dan Israel Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran Usai Pemilu Sela

News

Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Karhutla, 3 Perusahaan Berstatus PMA

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777