https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MUI DKI Jakarta Persiapkan Kader Diplomat yang Moderat

Untung Subagja | Kamis, 22/10/2026 16:05 WIB



Program ini menjadi bentuk kontribusi MUI DKI Jakarta dalam mendukung Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya MUI DKI Jakarta melalui Bidang Kerja Sama Luar Negeri menggelar Pelatihan Diplomasi Islam Wasathiyah Tingkat Dasar

Jakarta, Jurnas.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta melalui Bidang Kerja Sama Luar Negeri menggelar Pelatihan Diplomasi Islam Wasathiyah Tingkat Dasar di Hotel Balairung, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam menjalankan diplomasi Islam yang moderat, mengedepankan dialog, serta membangun pemahaman di tengah masyarakat global.

Ketua Bidang Kerja Sama Luar Negeri MUI DKI Jakarta, Idrus, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan yang telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

Baca juga :
Penanganan Anak Usia Dini Butuh Upaya Bersama

Program ini menjadi bentuk kontribusi MUI DKI Jakarta dalam mendukung Jakarta sebagai kota global yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan keagamaan.

Menurutnya, MUI DKI Jakarta berupaya mengambil peran sebagai perpanjangan tangan MUI Pusat dalam menjalankan program-program strategis, khususnya yang berkaitan dengan diplomasi Islam dan hubungan internasional.

Baca juga :
Habiburokhman: Penegakan Hukum Era Prabowo Berjalan di Jalur yang Tepat

"Pada tahun sebelumnya, kami menyelenggarakan seminar. Tahun ini, kami melaksanakan pelatihan Diplomasi Islam Wasathiyah sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mampu berperan dalam diplomasi di tingkat global," ujar Idrus.

Kebutuhan terhadap diplomat yang memahami nilai-nilai Islam wasathiyah semakin penting seiring dengan perkembangan Jakarta sebagai kota global. Diplomasi tidak hanya menjadi ranah pemerintah, tetapi juga dapat dilakukan oleh masyarakat dan organisasi keagamaan melalui komunikasi, dialog, serta kerja sama lintas negara.

Baca juga :
Danantara Mulai Borong Saham BUMN di Pasar Modal Demi Keuntungan

Idrus menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari Jakarta. Pelatihan ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan pengetahuan langsung dari para praktisi dan diplomat, termasuk perwakilan kedutaan besar.

Idrus berharap pelatihan tingkat dasar ini dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengikuti pelatihan tingkat lanjutan pada kesempatan berikutnya.

Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH Nurhadi, menekankan pentingnya membangun kemampuan diplomasi yang didukung oleh ilmu pengetahuan, keterbukaan, dan pemahaman terhadap pihak lain. Nilai tasamuh atau toleransi harus diwujudkan melalui keterbukaan dalam berdialog dan kesediaan memahami perbedaan. Kemampuan tersebut menjadi modal penting dalam menyampaikan pesan Islam secara bijaksana di tengah masyarakat yang beragam.

Kyai Nurhadi juga menyinggung keteladanan Mus`ab bin Umair sebagai utusan Rasulullah SAW yang menjalankan peran penting dalam menyampaikan risalah Islam.

Nurhadi menyambut positif penyelenggaraan pelatihan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas kader MUI dalam menjalankan diplomasi Islam yang berlandaskan nilai-nilai wasathiyah.

Sementara itu, perwakilan MUI Pusat, Syafira Mahrusah, menyampaikan bahwa diplomasi merupakan kemampuan yang tidak hanya dimiliki negara, tetapi juga dapat dipelajari dan diterapkan oleh berbagai kalangan untuk membangun kesepahaman.

Syafira menegaskan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam menjalankan diplomasi yang mengedepankan kebijaksanaan, komunikasi, dan kemampuan membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak.

Islam wasathiyah bukan berarti bersikap pasif terhadap ketidakadilan. Sebaliknya, prinsip tersebut mengajarkan umat Islam untuk bersikap adil, seimbang, dan tegas dalam mempertahankan prinsip, tanpa terjebak dalam sikap yang memicu perpecahan. seorang diplomat yang mengedepankan nilai wasathiyah harus mampu menjadi penghubung antarkelompok, meredakan ketegangan, serta membuka jalan bagi penyelesaian persoalan melalui dialog.

"Pelatihan ini menjadi langkah yang tepat karena kebutuhan terhadap kemampuan komunikasi dan diplomasi profesional semakin meningkat. Kita ingin melahirkan kader yang mampu berbicara dengan baik, memahami etika komunikasi, serta bijaksana dalam mencari solusi," ujar Syafira.

Pelatihan ini, Kata Syafira, merupakan bagian dari ikhtiar MUI untuk memperkuat peran Islam wasathiyah di tengah situasi masyarakat yang menghadapi berbagai perbedaan dan polarisasi.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menampilkan wajah Islam yang menyejukkan, tetap teguh dalam prinsip, serta konsisten mengedepankan keadilan dan persaudaraan. Pelatihan Diplomasi Islam Wasathiyah Tingkat Dasar ini menjadi salah satu upaya MUI DKI Jakarta dalam memperkuat peran organisasi keagamaan di bidang kerja sama luar negeri.

Selain memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip Islam Wasathiyah, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta dalam berkomunikasi, membangun jejaring internasional, serta memahami etika diplomasi. Keterlibatan para diplomat dan perwakilan kedutaan besar juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan praktis mengenai dinamika hubungan internasional.

Syafira berharap akan lahir lahir kader-kader yang mampu menjadi duta Islam wasathiyah di lingkungan kampus, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas masing-masing. Para peserta diharapkan memahami konsep moderasi Islam secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap terbuka, komunikasi yang santun, dan kemampuan menyelesaikan perbedaan secara bijaksana.

Pelatihan ini juga dihadiri sejumlah diplomat dan tokoh yang bergerak di bidang hubungan luar negeri, alumni PKU angkatan 17, 18, dan 19, perwakilan Kementerian Luar Negeri, serta sejumlah perwakilan kedutaan besar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

MUI DKI Jakarta Diplomasi Islam

Terkini | Kamis, 22/10/2026 16:40 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777